Breaking News:

Tahun Baru Hijriah 1442 H

11 Perguruan Silat Kota Madiun Sepakat Peringatan Suran Agung Berlangsung Aman dan Damai

Pembacaan dan penandatanganan deklarasi damai dihadiri perwakilan perguruan pencak silat, serta disaksikan perwakilan dari Polda Jawa Timur.

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Parmin
surya.co.id/rahadian bagus
11 Perguruan Silat di Kota Madiun deklarasi peringatan Suran Agung berlangsung tertib dan aman. 

SURYA.co.id|MADIUN - Sebanyak 11 perguruan pencak silat yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Madiun, berkomitmen menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, aman dan tertib selama pelaksanaan Suro dan Suran Agung.

Komitmen atau kesepakatan itu tertuang dalam Deklarasi Damai yang dihadiri para ketua perguruan silat.

Pembacaan dan penandatanganan deklarasi damai dihadiri perwakilan perguruan pencak silat, serta disaksikan perwakilan dari Polda Jawa Timur, Karo Ops Polda Jatim, Kombes Pol Puji Santosa dan Kapolres Madiun Kota, AKBP R. Bobby Aria Prakasa, Rabu (19/8/2020), di Aula PG Rejoagung Baru Kota Madiun.

Karo Ops Polda Jatim, Kombes Pol Puji Santosa menuturkan, bahwa dalam pelaksanaan kegiatan harus mengutamakan protokol kesehatan. Jangan sampai muncul klaster baru yang mempengaruhi nama baik pencak silat. 

Para pendekar harus mentaati ikrar dan janji masing-masing perguruan silat, di antaranya saling menjaga dan saling menghormati antar perguruan pencak silat.

"Laksanakan dengan sebaiknya, keamanan tetap kondusif dan berdoa agar kegiatan apapun yang niatnya baik bisa berjalan dengan baik," ujarnya.

Dia menuturkan, Polda Jawa Timur akan membantu pengamanan di wilayah Kota Madiun. Tak hanya itu, pihaknya juga turut membantu aksi sosial pembagian masker kepada masyarakat untuk menekan penularan Covid-19 (virus Corona).

"Mudah-mudahan kegiatan besok bisa bermanfaat, terutama terkait pembagian masker kepada masyarakat, sehingga masyarakat mendapatkan manfaatnya," pungkasnya.

Ia menambahkan, apabila ada pendekar yang nekat melakukan kegiatan Suro dan Suran Agung, akan diproses sesuai peraturan yang telah disepakati dan ditindaklanjuti Polres Madiun Kota.

"Kalau ada yang nekat melaksanakan giat suro, akan diproses sesuai peraturan yang telah disepakati, kemudian ditindaklanjuti Kapolres," tegasnya.

Sementara itu, Ketua IPSI Kota Madiun Tono Suharyanto mengatakan, pihaknya telah memberikan imbauan kepada masing-masing perguruan silat agar tidak mengadakan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa. Tak hanya itu, dirinya juga melarang anggota perguruan dari luar kota untuk masuk ke Kota Madiun. 

"Untuk pembagian masker, kami laksanakan pada hari minggu, dan akan difokuskan pada empat titik. Yakni, Sunday Market, Pasar Besar Madiun, Pasar Sleko, dan Pasar Burung Sri Jaya," kata Tono.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved