Breaking News:

Berita Bisnis Surabaya

Bersama Kemenparekraf, Industri Hotel Siap Dukung Kampanye Indonesia Care

I Do Care merupakan program komitmen pemerintah untuk menghadirkan pariwisata dan ekonomi kreatif yang adaftif di masa kebiasaan baru.

Foto: Kemenparekraf
Kampanye I Do Care dengan protokol kesehatan ketat di industri hotel untuk kembali menaikkan kinerja perhotelan di masa adaptasi tatanan baru di tengah pandemi covid-19. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Industri perhotelan dan restoran mengalami dampak paling besar selama pandemi covid 19 ini.

Masa adaptasi tatanan barudi sambut mereka dengan antusias untuk kembali bangkit, meski harus dengan protokol kesehatan ketat.

"Kami juga mendukung dan ikut berkomitmen untuk bersinergi dalam mensosialisasikan dan mengkomunikasikan kampanye Indonesia Care, panduan protokol kesehatan bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI," kata Maulana Yusran, Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Maulana menguntgkap hal itu dalam webinar Voxpp Shout! bertajuk "Lebih Jauh Dengan Kampanye Indonesia Care dan Panduan Protokol Kesehatan Untuk Hotel yang digelar Deputi Pemasaran Parekraf, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI melalui platform Zoom Meeting.

InDOnesia CARE atau disingkat “I Do Care”, merupakan program komitmen pemerintah untuk menghadirkan pariwisata dan ekonomi kreatif yang adaftif di masa kebiasaan baru.

Komitmen itu laksanakan melalui penerapan protokol yang mencakup kebersihan, kesehatan, keamanan dan lingkungan yang lestari (Cleanliness, Health, Safety and Environment/CHSE).

Bersama Adi Satria, Vice President Sales, Marketing, Distributions & Loyalty, Accor Indonesia, Malaysia dan Singapura, sebagai wakil industri, Maulana, meyebutkan semangat yang sama untuk secara bersinergi mensukseskan dan turut serta aktif mengkomunikasikan kampanye Indonesia Care demi bangkitnya pariwisata Indonesia.

"Pelaksanaan protokol kesehatan dipandang sebagai sebuah keharusan di masa adaptasi kebiasaan baru ini," kata Maulana.

Industri Hotel dipandang juga bisa memanfaatkan banyak hal untuk kembali meraih pasar dengan memunculkan serta mengolah kreatifitas produk dan pasar.

Tantangan terberat salah satunya adalah mengkampanyekan kebiasaan baru, melaksanakan protokol kesehatan secara bersama-sama, baik dikalangan hotel maupun masyarakat luas.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved