Breaking News:

Berita Surabaya

Pakai Protokol Kesehatan, Masjid Al Akbar Surabaya akan Gelar Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-75 Besok

Masjid Nasional Al Akbar Surabaya akan menggelar upacara HUT Kemerdekaan RI ke-75, di Taman Asmaul Masjid Al Akbar Surabaya

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: irwan sy
febrianto ramadani/suryamalang.com
Taman Asmaul Masjid Al Akbar Surabaya akan menjadi tempat berlangsungnya upacara HUT Kemerdekaan RI ke-75 yang akan digelar Senin besok (17/8/2020) pukul 07.00 WIB. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Masjid Nasional Al Akbar Surabaya akan menggelar upacara HUT Kemerdekaan RI ke-75, di Taman Asmaul Masjid Al Akbar Surabaya, Senin (17/8/2020) pukul 07.00 WIB. Humas Masjid Al Akbar Surabaya, Helmy M Noor, mengatakan upacara bendera tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 dan SOP Masjid Al Akbar Surabaya.

"Penerapan SOP dan Protokol Kesehatan seperti biasa ketika pelaksanaan salat berjamaah dan salat Jumat,” kata Helmy dalam keterangan pers, Minggu siang (16/08/2020).

Di Taman Asmaul Husna nanti para pasukan tanggap covid melakukan penyemprotan disinfektan, cek suhu badan, cuci tangan dan semua peserta upacara wajib pakai masker.

“Kami juga akan menerapkan Physical distancing, peserta upacara terbatas yang diikuti pengurus, karyawan dan mitra dakwah,” lanjutnya.

Hanya saja, untuk tahun ini tidak ada pengibaran bendera raksasa yang berukuran 17x25 meter di Menara 99 Masjid Al Akbar Surabaya.

“Sebagai gantinya 45 bendera merah putih secara kolosal berukuran 180 cm X 120 cm yang terpasang di Kawasan Taman Asmaul Husna Masjid Al Akbar Surabaya,” terangnya.

Helmy juga mengatakan, peserta upacara akan berpakaian adat Indonesia, misalnya kostum adat Bali, kostum adat Jawa Timur, kostum reog Ponorogo, kostum adat Solo, kostum merah putih, kostum adat Jawa (Dalang) dan kostum daerah lainnya.

“Tentu ini tidak hanya sebuah inovasi semata, tapi ini semangat untuk menanamkan semangat kebangsaan meski di tengah pandemi seperti ini. Ini merupakan salah satu implementasi Hubbul Wathon Minal Iman, cintai Agama dan juga cintai Indonesia. Keduanya harus saling beriringan,” pungkas Helmy.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved