Breaking News:

UPDATE Kasus Djoko Tjandra, TS Selaku Pemberi Suap kepada 2 Jenderal Jadi Tersangka

Setelah menggelar gelar perkara, Bareskrim Mabes Polri menetapkan status Djoko Tjandra sebagai tersangka dugaan penuapan dan surat jalan palsu.

Editor: Iksan Fauzi
Kolase Kompas.com
Djoko Tjandra dan Brigjen Prasetijo Utomo. 

Prasetijo disangkakan Pasal 263 Ayat 1 dan 2 KUHP jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1e KUHP, Pasal 426 KUHP, dan/atau Pasal 221 Ayat 1 dan 2 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.

Selain itu, penyidik telah menetapkan Anita Kolopaking sebagai tersangka.

Anita merupakan pengacara atau kuasa hukum Djoko, narapidana kasus pengalihan hak tagih Bank Bali, saat mengajukan permohonan peninjauan kembali (PK) ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Juni 2020 silam.

Anita dijerat dengan pasal berlapis. Ia disangka melanggar Pasal 263 Ayat (2) KUHP terkait penggunaan surat palsu dan Pasal 223 KUHP tentang upaya membantu kaburnya tahanan.

Siapa Tommy Sumardi yang disebut MAKI diduga ikut terlibat?

Sebelumnya, ada empat nama disebut-sebut oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) membantu Djoko Tjandra bebas dari jeratan kasus hukum.

Empat nama itu diduga menjadi saksi terkait skandal surat jalan terpidana kasus Bank Bali, Djoko Tjandra.

Antara lain, Jaksa Pinangki Sirna Malasar. Jaksa yang bertugas di Kejaksaan Agung ini telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap dalam kasus Joker-sebutan Djoko Tjandra.

Seperti diketahui, Jaksa Pinangki dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan oleh Kejaksaan Agung RI.

Selain Jaksa Pinangki, nama pengusaha ini juga disebut berperan sebagai penghubung Djoko Tjandra ke Brigjen Prasetijo Utomo.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved