Breaking News:

Berita Tuban

Temuan Daging BPNT Busuk di Kabupaten Tuban, BUMD Tegaskan itu Milik Pengusaha Lokal

Distribusi daging ayam di wilayah Kecamatan Jenu pada Agustus ini tidak melibatkan pihak BUMD, melainkan melibatkan pengusaha lokal.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/m sudarsono
BUMD PT Ronggolawe Sukses Mandiri saat mengecek kualitas daging BPNT sebelum pendistribusian 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Kasus temuan daging ayam busuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) terjadi di Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Kamis (14/8/2020).

Daging tak layak yang disalurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) melalui salah satu agen atau e-warong di Desa setempat itu mendapat tanggapan dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuban, selaku pemasok daging ayam.

Direktur BUMD PT Ronggolawe Sukses Mandiri, Amin Jaya mengatakan, distribusi daging ayam di wilayah Kecamatan Jenu pada Agustus ini tidak melibatkan pihak BUMD, melainkan melibatkan pengusaha lokal.

Kesepakatan itu diambil sesuai notulen rapat atau hearing terkait penyaluran BPNT yang diselenggarakan di DPRD Tuban 9 Juni lalu, salah satu poin yakni meminta produk lokal bisa disertakan dalam penyediaan kebutuhan BPNT.

Sebab selama ini sebagian pasokan daging BPNT memanfaatkan dari luar kota karena faktor standar mutu.

"Bulan ini kami mulai memberanikan diri memberi kesempatan satu kecamatan disuplai pengusaha lokal. Biasanya daging kita ambil dari pabrik di Sidoarjo dan Jombang, yang sudah diakui kualitasnya selama memasok sekitar 50 ribu ayam potong di 20 kecamatan Bumi Wali," terangnya, Jumat (14/8/2020).

Dia menjelaskan, pada tahap penjajakan tersebut, pengusaha lokal Tuban itu memasok kebutuhan ayam di belasan agen se-Kecamatan Jenu.

Dari belasan agen itu, diketahui hanya satu dusun di Desa Socorejo yang mengeluhkan ada temuan daging ayam tak layak konsumsi.

Agen kemudian langsung diperintah pengusaha lokal untuk mengganti daging agar menjaga profesionalitas.

"Seketika langsung diganti dagingnya, memang keterlibatan pengusaha lokal sangat penting untuk perputaran ekonomi Bumi Wali," ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved