Cantik
Merayakan Kemerdekaan Dengan Nail Art Merah Putih
Menyambut Perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus, ada juga yang merayakannya lewat seni melukis kuku atau nail art
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SURABAYA - Menyambut Perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus, masyarakat mulai menyiapkan berbagai ornamen dan pernak-pernik.
Bahkan, ada juga yang merayakannya lewat seni melukis kuku atau nail art. Selain bisa meningkatkan semangat kemerdekaan, nail art juga bisa membuat penampilan lebih standout.
Salah satunya yang dilakukan oleh Michelle Fellecia. Di tengah kesibukannya, ia menyempatkan datang ke salon kuku Beauty by Angelia di Royal Plaza Surabaya, Jumat (14/7/2020).
Berbeda dari sebelumnya, kali ini ia mengecat sepuluh jari tangannya dengan tema merah putih khas kemerdekaan.
"Ini kan menyambut 17 Agustus, jadi pilih nail art yang bertema hari merdeka. Konsepnya memang merah putih. Tahun lalu saya juga pilih nail art yang seperti ini," ungkapnya kepada Surya.
Melihat hasilnya, Michele merasa puas. Memang hasilnya terlihat simpel namun tetap eyecatching dan cocok untuk kegiatan sehari-hari.
Owner Beauty by Angelia, Shekina Angelia mengatakan, pihaknya memang sengaja menawarkan konsep kemerdekaan dalam nail art.
Look yang dihasilkan beragam, ada yang polos merah dan putih, bendera Indonesia, tulisan 75, bentuk hati, dan sebagainya. Semakin cantik dengan taburan glitter berwarna silver.
Untuk membuatnya pun tidak lama karena tidak menawarkan detail yang terlalu rumit. Tidak sampai 10 menit per kuku.
Sebelum dicat, kuku terlebih dahulu dibersihkan untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada permukaannya.
Setelah itu baru dilapisi base coat agar kuku tidak rusak karena bahan kimia cat, juga membuat nail art lebih tahan lama. Baru dikeringkan menggunakan lampu LED.
Kemudian secara perlahan kuku dicat satu persatu menggunakan warna dasar. Jika sudah, kuku akan diberi gambar yang diinginkan. Terkahir tahap finishing yakni dikeringkan dan diolesi top coat agar lebih tahan lama.
"Konsepnya merah putih sesuai dengan bendera Indonesia. Agar tidak monoton, ada tambahan detail seperti glitter," ungkap Shekina.
Memang, ia mengatakan, pihaknya selalu memberikan tawaran konsep menyesuaikan momen, seperti natal, valentine, dan sebagainya.
"Bisa juga tergantung permintaan costumer saja. Ada yang ingin abstrak, animal, semua bisa disesuaikan sama request-nya," katanya lagi.
Menurutnya, proses yang paling susah yakni ketika menggambar. Kalau tidak rapi, akan terlihat miring. Jadi, membutuhkan fokus dan ketelitian.
"Nail art-nya khusus untuk event, tapi kalau untuk kegiatan sehari-hari masih bisa," imbuh Shekina.