Breaking News:

Kisah Pilu Ibu Ningsih Menangis Digugat Anak Kandung Soal Warisan: Dia Harus Bayar Air Susu Saya

Tangis Praya Tiningsih (52) tak tertahankan saat ditemui untuk menjelaskan prihal gugatan oleh anak kandungnya soal harta warisan.

KOMPAS.COM/IDHAM KHALID
Ibu Praya Tiningsih warga Kelurahan Semayan, yakni ibu uanh digugat anak kandungnya karena warisan. 

SURYA.co.id | LOMBOK TENGAH - Tangis Praya Tiningsih (52) tak tertahankan saat ditemui untuk menjelaskan prihal gugatan oleh anak kandungnya soal harta warisan.

Sangking jengkelnya dengan ulah sang anak, Tiningsih yang akrab dipanggil ibu Ningsih ini hingga berujar sudah bosan menjadi ibu dan minta anaknya membayar air susunya.

Ya, ibu Ningsih meminta anaknya membayar air susunya untuk membesarkan sang putra setelah digugat soal harta warisan peninggalan suaminya.

Bahkan, ibu Ningsih mengaku tidak akan memaafkan anaknya itu.

Ibu Ningsih berasal dari Lingkungan Kekere, Kelurahan Semayan, Lombok Tombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Dia digugat oleh anak kandungnya bernama Rully Wijayanto terkait harta warisan. 

Bahkan, Ningsih pun mengancam akan menuntut air susu yang sudah diberikan selama Rully dirawat dan dibesarkan.

"Pokoknya saya tidak maafkan dia (Rully), pokoknya dia harus bayar air susu saya, saya sudah capek jadi ibu, saya sudah bosan," kata Ningsih dengan nada tinggi usai persidangan, Kamis (13/8/2020).

Tolak konsep perdamaian karena bertentangan dengan wasiat

Tak hanya itu, Ningsih juga menolak konsep perdamaian yang ditawarkan oleh anaknya tersebut.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved