Breaking News:

Properti

Dicari Pembeli Menengah ke Atas, Rumah Seharga 2 Miliar ke Atas di Citra Garden Laris Manis

"Sejak pandemi dan sampai saat ini, konsumen yang minat produk kami mayoritas adalah pasar menengah ke atas. Dengan harga rumah diatas Rp 1,5 miliar,"

surabaya.tribunnews.com/sugiharto
General Manager CitraGarden Sidoarjo, Vica Yustisiana (kiri) bersama Marketing Manager CitraGarden Sidoarjo, Illa Fardha Aulia berdialog di area cluster The Orchard disela-sela prelaunching Tipe Victory, Kamis (13/8/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengembang perumahan CitraGarden Sidoarjo mencatat penjualan yang positif selama pandemi ini. Bahkan meningkat 10 persen dibanding periode yang sama di tahun 2019.

Menurut Vica Yustisiana General Manager (GM) CitraGarden, hal itu karena mereka membidik pasar yang tepat di tengah pandemi.

"Sejak pandemi dan sampai saat ini, konsumen yang minat produk kami mayoritas adalah pasar menengah ke atas. Dengan harga rumah diatas Rp 1,5 miliar," kata Vica dalam press conference secara virtual, Kamis (13/8/2020).

Bahkan saat pandemi berlangsung mulai pertengahan Maret hingga Juni, ada peningkatan penjualan rumah di kisaran harga Rp 2 miliar hingga Rp 5 miliar.

Dia yakin hal ini disebabkan karena banyak konsumen menengah ke atas yang memerlukan rumah yang lebih private, aman dan nyaman di tengah pandemi.

"Jadi rata-rata dengan alasan itu memilih rumah yang lebih privat dan premium di sini," tambah Vica.

Sementara itu, pembelian dengan cara tunai dan cicilan in house juga meningkat. Menurut Illa Fardha, Marketing Manager CitraGarden, saat ini dengan segmen konsumen tersebut, sekitar 40 persen yang melakukan pembelian secara tunai dan cicilan in house selama dua tahun atau 24 bulan. Sisanya sekitar 60 persen masih KPR.

"Karena memang saat ini perbankan juga sedang selektif dalam memberikan KPR. Dimana untuk sektor usaha dan karyawan swasta, masih melihat potensinya dulu apakah kinerjanya akan terimbas pandemi," jelas Illa.

Sementara untuk karyawan BUMN, PNS dan yang bergerak di sektor usaha dengan dampak minimalis karena pandemi, masih mendapatkan peluang KPR dari perbankan.

"Namun kami juga memberikan pilihan bagi konsumen dengan cicilan uang muka yang panjang. Hal ini untuk memberi waktu membaiknya ekonomi konsumen seiring dengan upaya pemerintah dalam memberikan stimulus untuk mendorong ekonomi meningkat di era new era," ungkap Vica.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved