Breaking News:

Berita Gresik

Tingkatkan Ekonomi UMKM di Tengah Pandemi Covid-19, Semen Indonesia Bantu Modal dan Pembinaan

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) membantu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi.

Foto: sig untuk surya.co.id
Darmadi, ketua kelompok ternak ayam petelur Telaga Agung, Desa Temandang, Tuban yang tergabung dalam klaster unggas binaan SIG. Usaha ayam petelur sukses di tengah Pandemi covid-19, Rabu (12/8/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) membantu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Bantuan tersebut untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di tengah Pandemi Coronavirus disease (Covid-19), Rabu (12/8/2020).

General Manager of CSR SIG, Edy Saraya, mengatakan, saat pandemi Covid-19 sekarang, peluang usaha sangat banyak. Salah satunya yaitu ayam petelur. Telur merupakan lauk pauk yang paling diburu oleh ibu-ibu untuk kebutuhan sehari-hari.

Menurut Edy, pemberdayaan UMKM diharapkan dapat menjadi stimulus bagi masyarakat untuk pengembangan usaha serta meningkatkan kinerja. Sehingga para pelaku usaha mampu bersaing serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Terlebih pada kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

"Karena telur harganya relatif terjangkau, menambah gizi, sehingga pemasaran untuk produk telur ini pun sangat lancar," kata Edy.

Lebih lanjut Edy mengatakan, SIG telah mengelompokkan UMKM binaan di sekitar Pabrik Tuban dalam beberapa klaster. Diantaranya klaster konveksi, perikanan, olahan makanan, peternakan kambing dan unggas.

Manfaat itu, dirasakan UMKM kelompok peternak yang tergabung dalam klaster unggas binaan SIG di Kabupaten Tuban. "Semen Indonesia terus berupaya meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM mitra binaannya. Perseroan memberikan modal usaha, pelatihan, studi banding serta memberikan pendampingan," imbuhnya.

Seperti diungkapkan Darmadi, Ketua kelompok peternak ayam petelur Telaga Agung, Desa Temandang, mengatakan, bahwa telah mendapat bantuan modal dari SIG sebesar Rp 65 Juta. Uang tersebut digunakan untuk membuat kandang dan membeli 400 ayam petelur.

"Kini usahanya telah membuahkan hasil, dalam sehari mampu menghasilkan telur hingga 18 kilogram," kata Darmadi.

Lebih lanjut Darmadi mengatakan, dengan berbekal ilmu yang diperoleh saat mengikuti pelatihan dan pendampingan, sekarang akan mengembangkan usaha ini secara mandiri dan berencana membuat peternakan yang lebih besar dengan memelihara 1.000 ekor ayam petelur.

"Kami bersyukur, dengan bantuan modal, pengetahuan dan pendampingan dari Semen Indonesia, kelompok kami bisa mempunyai pendapatan di tengah Pandemi covid-19," katanya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved