Breaking News:

Berita Surabaya

Tak Sekadar Kumpul, Ibu-Ibu RT 3 RW 11 Kelurahan Kedungdoro Surabaya Dibekali Ketrampilan

Setiap berkumpul, ibu-ibu memotong pola pada baju daur ulang ataupun tas. Kemudian menjahit dan quality kontrol dilakukan Pak Momon sapaan akrab ketu

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/sulvi sofiana
Ketua RT 3 RW 11 Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya saat menunjukkan contoh tas produksi ibu-ibu yang dikerjakan saat berkumpul 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Ibu-ibu di perkampungan cenderung suka berkumpul di saat senggang.

Hal ini juga terjadi di RT 3 RW 11 Kelurahan Kedungdoro Kecamatan Tegalsari sebelum pandemi Covid-19.

Ketua RT, Achmad Sulkan mengungkapkan keguyuban warganya memang terlihat sejak lama.

Namun, ia tidak ingin kegiatan kumpul-kumpul para ibu ini tidak produktif.

"Daripada sekedar nggosip, karena saya bisa jahit ibu-ibu ini saya ajari jahit,"ujarnya.

Mulai dari menjahit baju daur ulang hingga tas carrier yang banyak dipesan secara grosir.

Sehingga setiap berkumpul, ibu-ibu memotong pola pada baju daur ulang ataupun tas.

Kemudian menjahit dan quality kontrol dilakukan Pak Momon sapaan akrab ketua RT.

"Tas-tas ini sebelum pandemi banyak dipesan secara grosir. Mulai dari pecinta alam di berbagai universitas di Surabaya hingga luar kota,"lanjutnya.

Agar bisa melibatkan ibu-ibu di kampungnya, Pak Momon menetapkan minimal order pesanan tas, sehingga bisa membagi keuntungan dengan ibu-ibu kampungnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved