Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Maju Pilkada, Khofifah Tegaskan Setiajit dan Fattah Jasin Ajukan Surat Pengunduran Diri dari ASN

Dua kepala OPD di Pemprov Jatim resmi mengantongi rekomendasi dari partai politik untuk diusung sebagai kepala daerah dalam Pilkada Serentak 2020

SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dua orang kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) telah resmi mengantongi rekomendasi dari partai politik untuk diusung sebagai kepala daerah dalam Pilkada Serentak 2020.

Dua orang tersebut adalah Setiajit, Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur dan juga Fattah Jasin yang menjabat sebagai Kepala Bakorwil Pamekasan.

Sebagaimana diketahui, Setiajit telah mengantongi rekom dari PDIP untuk diusung sebagai bakal Calon Bupati Tuban bersama dengan Armaya Mangkunegara sebagai bakal Calon Wakil Bupati Tuban.

Sedangkan untuk Fattah Jasin, telah mendapatkan rekom dari Partai Nasdem dan juga Partai Demokrat untuk diusung sebagai bakal Calon Bupati Sumenep dalam pilkada serentak mendatang.

Padahal keduanya, baik Setiajit dan juga Fattah, masih aktif menjabat sebagai pejabat di lingkungan Pemprov Jatim dan memimpin sektor yang sangat strategis dengan statusnya sebagai ASN.

Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menegaskan, bahwa dua pejabatnya tersebut telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai ASN pada dirinya selaku kepala daerah di lingkungan Pemprov Jatim.

"Pak Setiajit sudah menyampaikan surat untuk mengundurkan diri, sambil kami menunggu proses pendaftarannya. Jadi kalau Pak Setiajit suratnya sudah masuk ke meja saya. Sedangkan Pak Fattah mungkin suratnya masih di Sekda, tapi secara komunikatif hal itu telah disampaikan pada kami," kata Khofifah.

Pihaknya menegaskan, bahwa ASN di lingkungan Pemprov Jatim yang ingin maju dalam kontestasi pemilihan kepala daerah diharapkan menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran dengan tidak melanggar regulasi.

Oleh sebab itu, karena surat pengunduran diri dua pejabatnya tersebut telah diajukan, Khofifah bisa memastikan bahwa saat keduanya melakukan pendaftaran ke KPU, maka sesuai regulasi mereka telah mengundurkan diri dan tak lagi menjabat sebagai ASN di lingkungan Pemprov Jatim.

"Saat pendaftaran sesuai regulasi mereka akan mengundurkan diri dari ASN," tegas Khofifah.

Sebagaimana diberitakan di laman SURYA.CO.ID, Partai Nasdem resmi memberikan rekomendasi kepada pasangan Fattah Jasin - Ali Fikri untuk maju dalam Pilkada Sumenep 2020 sejak 24 Juli 2020 lalu.

Rekomendasi tersebut diserahkan langsung Bupati Sampang, Slamet Junaedi sebagai Penanggung Jawab Pemenangan Madura Raya Partai NasDem kepada Fattah Jasin.

Sedikit lebih awal, pasangan ini juga sudah medapatkan rekomendasi di Partai Demokrat, di mana surat rekomnya diserahkan pada 14 Juli 2020.

Sedangkan untuk Setiajit, PDIP resmi memberikan rekomendasi untuk Setiajit dan Armaya Mangkunegara sebagai pasangan bakal calon Bupati dan calon Wakil Bupati yang akan berlaga dalam Pilkada Serentak Kabupaten Tuban pada Selasa (11/8/2020) kemarin.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved