Breaking News:

Gedung Telkom Terbakar

Usai Gedung Terbakar: Jaringan Telkomsel di Pekanbaru Mati Total, Warga Serbu Konter Beli Kartu Baru

Malam ini sekitar pukul 20.30 WIB, sejumlah konter handphone di sepanjang Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, dipadati pembeli.

 PEKANBARU, SURYA - Antrean terlihat di konter-konter penjualan kartu perdana di Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (11/8) malam.
Warga antre membeli kartu baru untuk menggantikan kartu telkomsel milikny. Ini dilakukan karena jaringan Telkomsel mati total pasca gedung Telkom terbakar.

Malam ini sekitar pukul 20.30 WIB, sejumlah konter handphone di sepanjang Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, dipadati pembeli.

Salah satu konter yang cukup ramai di Julian Ponsel. Warga tampak silih berganti untuk membeli kartu jaringan lain.

Salah seorang pembeli, Iqbal (25) mengaku mengganti kartu lain karena jaringan telkomsel tak kunjung hidup. "Sejak jam setengah tiga sore jaringan Telkomsel mati. Sampai sekarang belum hidup. Jadi malam ini saya beli kartu Smartfren. Karena kita butuh jaringan," ujar Iqbal saat ditemui di Jalan HR Soebrantas.

Dia mengaku jaringan Telkomsel mendadak mati pada saat sedang bekerja di kantor.

"Di kantor kerja kami memang pakai jaringan Telkomsel. Jaringan wifi juga Telkomsel. Pas lagi kerja jaringan tiba-tiba putus, jadi enggak bisa kerja. Setelah itu dapat informasi kalau gedung Telkom terbakar," kata Iqbal.

Pembeli lainnya, Nanda (28) juga mengatakan hal yang sama. Dia terpaksa beralih jaringan lain untuk dapat mengakses internet atau telepon. "Ya, saya juga ganti kartu internet Tri. Jaringan Telkomsel entah kapan lagi hidupnya," kata Nanda

Penjualan kartu perdana laris manis Salah seorang pekerja di Julian Ponsel, Gilang (22) mengaku sejak tadi sore tak hentinya warga datang membeli kartu provider selain Telkomsel.

Bahkan, sampai kehabisan stok saking ramainya pembeli akibat jaringan Telkomsel mati. "Mulai ramainya jam setengah tiga. Sampai sekarang enggak ada berhenti. Ada yang beli kartu Tri, Smartfren, dan XL. Untuk kartu Tri stoknya sudah habis. Tadi ada lima kali ada ambil stok habis semua. Sekarang tinggal kartu paket IM3," sebut Gilang saat diwawancarai Kompas.com, Selasa.

Dia pun mengaku meraup omset lebih dari penjualan kartu perdana tersebut.

"Alhamdulillah, ada untung. Tapi bukan berarti kita ingin meraup untung dari musibah ini. Semoga saja jaringan Telkomsel cepat pulih. Karena saya pribadi kasihan juga sama tukang ojek online. Tadi ada satu ojek online mau ganti kartu enggak bisa, karena akunnya itu sudah terdaftar di kartu Telkomsel," pungkas Gilang.

Editor: Suyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved