Breaking News:

Berita Gresik

Pemkab Gresik Mengaku Siap Memberi Kemudahan Izin untuk Pelaku UMKM

Pemkab Gresik berkomitmen mendukung UMKM untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama saat pandemi virus Corona

Penulis: Sugiyono | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Sugiyono
Wakil Bupati Gresik, Moh Qosim berkunjung ke pelaku UMKM yang memproduksi sabun dan hand sanitizer dari bahan baku jeruk nipis di Desa Bolo, Kecamatan Ujungpangkah, Selasa (11/8/2020). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berkomitmen mendukung usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama saat pandemi virus Corona atau Covid-19.

Wakil Bupati Gresik, Moh Qosim dalam kunjungan ke pelaku UMKM di Desa Bolo, Kecamatan Ujungpangkah, mengatakan pelaku usaha kreatif dan UMKM berjibaku agar tetap bisa berproduksi di tengah pandemi Covid-19.

Wabub Qosim mengaku, sangat mengapresiasi pelaku UMKM yang telah mampu memanfaatkan potensi yang ada di sekitar desa. Meskipun di tengah kondisi pandemi covid-19 dan proses produksi masih dalam skala kecil.

“Pemerintah hadir dan berkomitmen untuk menjamin para pelaku usaha kreatif agar dapat terus melakukan usahanya, serta agar ekonomi kita menjadi kuat, terlebih Covid-19 berdampak kepada keberlangsungan usaha,” kata Qosim, Selasa (11/8/2020).

Qosim juga memastikan, sektor ekonomi UMKM dan industri kreatif harus dibantu dan didorong agar mereka tetap bisa berkembang. Terutama dalam hal perizinan.

“Pemerintah mempunyai komitmen kuat untuk mendorong sektor UMKM, agar dapat berkembang. Salah satunya adalah memberikan kemudahan dalam pengurusan izin. Termasuk izin edar. Asalkan semua prosedur sudah terpenuhi, dapat dipastikan proses perizinan dapat dilakukan dengan mudah,” katanya.

Sementara, salah seorang pelaku UMKM di Desa Bolo, Masruhin (35) mengatakan saat ini usaha membuat sabun mandi dan hand sanitizer masih terkendala izin edar. Sehingga, tidak bisa memproduksi dengan skala besar.

"Dengan adanya pandemi Covid-19 ini, produk sabun dan hand sanitizer dapat diedarkan di tengah masyarakat. Namun, ada kendala izin edar, maka untuk saat ini hanya bisa diedarkan untuk kalangan sendiri," kata Masruhin, yang memproduksi sabun mandi dan hand sanitizer berbahan jeruk nipis.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved