Breaking News:

Pembukaan Kembali Gunung Bromo Untuk Wisatawan Masih Menunggu Rekomendasi Menteri

Pemprov Jatim masih belum memastikan kapan gunung Bromo kembali dibuka untuk wisatawan. Saat ini, Dinas Pariwisata masih menunggu rekomendasi menteri

Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Eben Haezer Panca
surya.co.id/ahmad zaimul haq
Sejumlah wisatawan menikmati keindahan kawasan Gunung Bromo dan Gunung Batok dari Penanjakan II (Seruni Point) di Kawasan Taman Nasinoal Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Probolinggo, sebelum pandemi covid-19. 

Laporan Wartawan TribunJatimTravel.com, Nur Ika Anisa

SURYA.co.id | SURABAYA- Pemerintah Provinsi Jawa Timur ( Pemprov Jatim ) belum memastikan kapan gunung Bromo kembali dibuka untuk wisatawan. 

Pembukaan wisata andalan Jawa Timur tersebut masih menunggu rekomendasi empat kabupaten.

"Probolinggo sudah memberikan rekomendasi. Tiga kabupaten lain masih menunggu," kata Sekretaris Dinas Pariwisata Jatim, Tri Bagus Sasmito, Selasa (11/8/2020).

Nantinya, lanjut Bagus, setelah empat kabupaten memberikan rekomendasi buka selanjutnya akan dilaporkan ke Kementerian KLHK.

"Sekarang kami memfasilitasi lancar semua. Kami (Pemprov Jatim) sama-sama berdiskusi dan TNBTS melakukan sosialisasi sama-sama," ucapnya.

Bagus mengatakan saat ini rapat koordinasi dilakukan. TNBTS masih melakukan pemantapan dan simulasi pembukaan kawasan wisata.

Hal tersebut dilakukan untuk melatih kesiapan petugas ketika nantinya dilakukan pembukaan wisata Bromo.

Selain itu modifikasi kawasan wisata dilakukan di area lautan pasir, puncak, gardu pandang dan penanjakan. Seperti, modifikasi untuk pembatasan sosial distancing.

"Sekarang lagi pemantapan apabila diperlukan simulasi, itu dilaksanakan untuk pembukaan TNBTS. Karena yang menjadi konsen atau fokus ketika nanti di puncak penjagaan jarak dengan wisatawan penting," kata Bagus.

Nantinya pembatasan kuota pengunjung juga akan diberlakukan sesuai Surat Edaran (SE) Protokol Kesehatan pembatasan dilakukan sebanyak 50 persen dari kuota normal.

"Kami tidak mau kecolongan ketika nanti benar-benar dibuka. Makanya persiapan dilakukan secara hati-hati, ini kan objek wisata internasional," tutup Bagus.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved