Breaking News:

Berita Situbondo

6 Anggota PSHT Akan Ditetapkan Jadi Tersangka Pengrusakan Rumah Warga Dua Desa di Situbondo

Enam anggota PSHT di Situbondo yang akan ditetapkan tersangka itu, semua terlibat aksi pengrusakan dan pelemparan batu pada saat dini hari.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Izi Hartono
Anggota PSHT di Situbondo yang diamankan polisi, Selasa (11/8/2020). 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Untuk mengungkap pelaku pengrusakan puluhan rumah di Desa Kayuputih, Kecamatan Panji dan Desa Tribungan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, pihak Polres Situbondo telah memanggil puluhan orang saksi untuk dimintai keterangannya di Mapolres Situbondo.

Kapolres Situbondo, AKBP Sugandi mengatakan, pihak polres terus maraton memeriksa saksi-saksi dan mengambil alat bukti petunjuk lain.

"Petugas teleh meminta keterangan sebanyak 38 orang," ujar Kapolres Situbondo, AKBP Sugandi, Selasa (11/8/2020).

Dari 38 orang saksi itu, kata AKBP Sugandi menjelaskan, 17 orang merupakan saksi daripada korban dan 21 orang itu dari anggota PSHT.

"Dari 21 anggota PSHT, enam orang yang terduga sebagai pelaku dan kemungkinan nanti akan ditingkatkan menjadi tersangka," kata Sugandi.

Enam orang yang akan ditetapkan tersangka itu, lanjutnya, mereka semua terlibat aksi pengrusakan dan pelemparan batu pada saat dini hari.

"Makanya hari ini enam orang akan ditetapkan tersangka," tegasnya.

Selain itu, lanjut AKBP Sugandi, pihaknya masih akan memeriksa saksi, karena diduga ada yang menggerakkan massa sebagai pemicu terjadinya konflik.

"Hari ini kami gelarkan dan ditetapkan sebagai tersangka," ungkap Sugandi.

Dari 21 orang warga PSHT yang diperiksa dan dijadikan tersangka, itu semua merupakan warga Situbondo.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved