Breaking News:

Berita Malang Raya

Pemilik Warung Kaget, Yang Baru Makan Ternyata Terduga Teroris

Indra mengaku tidak tahu bahwa pria yang ditangkap adalah seorang terduga teroris

surya/kukuh kurniawan
Lokasi warung tempat penangkapan terduga teroris asal Surabaya yang dilakukan oleh tim Densus 88 Anti Teror, Minggu (9/8/2020). 

SURYA.CO.ID, MALANG - Penangkapan AE (41), warga Lakarsantri Surabaya yang merupakan terduga teroris oleh personel Densus 88 Anti Teror di Malang, Jumat (7/8/2020) lalu, membuat kaget warga sekitar. Termasuk Indra, pemilik warung di mana AE barusan sarapan sebelum ditangkap Densus 88.

AE diamankan oleh personil Densus 88 Anti Teror di Jalan Danau Limboto A4, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Informasi yang dihimpun, AE diamankan usai sarapan di sebuah warung nasi di jalan tersebut.

"Saat itu ia datang ke warung membawa sepeda motor Yamaha Jupiter. Di depan dek sepeda motornya, ada sebuah dus berukuran sedang," tutur Indra, Minggu (9/8/2020).

AE kemudian masuk ke warung dan memesan makanan. Sekitar pukul 07.28 WIB, AE membayar makanan lalu keluar dari warung menuju ke motornya.

"Saat di dekat sepeda motornya, pria itu didatangi sejumlah orang. Sejumlah orang sempat berbincang sebentar dengan pria tersebut. Usai berbincang, pria itu menuruti dan mengikuti sejumlah orang tersebut, kemudian meninggalkan warung," bebernya.

Indra mengaku tidak tahu bahwa pria yang ditangkap adalah seorang terduga teroris. "Saya kira itu awalnya penangkapan pelaku narkoba. Namun salah satu anggota datang ke saya, dan memberitahukan bahwa pria yang ditangkap adalah terduga teroris," jujurnya.

Ia kaget mengetahui bahwa pria yang baru makan di warungnya adalah terduga teroris. "Yang pasti saya kaget, karena penangkapan itu saya lihat langsung. Tak menyangka bahwa yang makan di warung saya adalah terduga teroris," ungkapnya.

Sementara seorang warga yang enggan disebut namanya mengaku, pria yang ditangkap Densus 88 Anti Teror bukanlah warga sekitar.

"Orang tersebut merupakan orang Surabaya yang kebetulan datang ke warung di daerah Sawojajar untuk sarapan. Usai sarapan, langsung ditangkap oleh Densus 88. Cuma saya tidak paham, tujuannya datang ke Malang dan tinggal di mana," pungkasnya. ***

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved