Breaking News:

Ekonomi Bisnis

Ekonomi Mulai Bangkit, PLB PT GMS Agresif Bidik Importir Bahan Baku

Pusat Logistik Berikat (PLB) PT Gunung Mas Samudera (GMS) segera membuka pelayanannya dan perdana bongkar impor bahan baku

sri handi lestari/suryamalang.com
Direktur PT GMS Iko Sukma Handriadianto (tengah) saat kegiatan bongkar perdana di PLB GMS yang mulai operasional meski masih pandemi covid-19, untuk mendorong percepatan kembali ekonomi Jatim. 

Hal itu mendorong permintaan bahan baku garmen yang tidak ada di lokal meningkat, sehingga UKM perlu bahan baku impor yang lebih terjangkau.

"Dan untuk hal itu, kami secara bertahap memberikan bantuan untuk menghubungkan ke importir kepada UKM. Melalui kerjasama kelompok UKM sejenis, impor bahan baku yang besar bisa dilakukan secara bersama, sehingga lebih ringan. Syaratnya UKM itu harus berbadan hukum dan kami siap memberikan pendampingan untuk edukasi dan sosialisasi," jelas Iko.

Apalagi saat ini ada stimulus bebas bea masuk bagi impor bahan baku untuk UKM, sehingga bisa dimanfaatkan untuk bisa menggerakkan ekonomi pasca pandemi.

Terkait PLB GMS, tidak hanya menyediakan lahan penumpukan dan bongkar muat bahan baku industri yang impor saja.

Tapi juga menyediakan area untuk packaging, pressing, labeling dan sejenisnya, sehingga masuk ke industri sudah siap pakai.

Total ada gudang seluas 5.400 meter persegi di atas lahan seluas 10.365 meter persegi.

Dilengkapi fasilitas open yard logistik yang melayani cross docking, area penumpukan terbuka, dan fasilitas empty container depo.

Iko menargetkan per bulan, bisa menerima kontainer hingga 400 teus.

"Hingga akhir tahun 2020 ini, kami targetkan bisa mencapai 70 - 80 persen dari target tersebut," tandas Iko.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved