Breaking News:

Berita Surabaya

Asiknya Nongkrong di Kopi Djagongan Surabaya, Ada Gelato Hingga Jajan Sempol

Kopi Djagongan, kedai kopi yang berlokasi kawasan Wisma Pagesangan Surabaya itu menawarkan dekorasi yang vintage dengan sentuhan yang modern.

SURYA.CO.ID/Habibur Rohman
DJAGONGAN - Pengunjung menikmati suasana di Kopi Djagongan kawasan Wisma Pagesangan Surabaya, Sabtu (8/8/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Nongkrong sudah menjadi budaya anak muda. Tidak hanya soal rasa, tempat tongkrongannya pun juga diperhitungkan.

Kebanyakan, anak-anak muda memilih tempat yang cozy karena selain instagramable, juga bisa membuat betah.

Hal ini pun menginspirasi Fera Hadriyanti untuk membuka kedai kekinian terbaru miliknya yang berada di dekat Masjid Agung Surabaya, yakni Kopi Djagongan.

"Hari ini kami melangsungkan grand opening setelah dua minggu yang lalu menggelar soft opening," ungkapnya kepada SURYA.CO.ID, Sabtu (8/7/2020).

Karena dibuka di tengah pandemi, pihaknya pun mematuhi protokol yang mengutamakan kesehatan dan keselamatan, baik untuk pegawai maupun pelanggan yang datang.

"Djagongan sendiri diambil dari Bahasa Jawa 'jagongan' yang artinya kumpul. Kami pakai istilah ini supaya tetap memberi kesan budaya Jawa meskipun kedai kami konsepnya kekinian," ungkap Fera.

Kedai kopi yang berlokasi kawasan Wisma Pagesangan Surabaya itu menawarkan dekorasi yang vintage dengan sentuhan yang modern.

Dindingnya terbuat dari batu bata berwarna terakota. Lantainya berwarna abu-abu dengan desain floral.

Sementara di sisi yang lain dibuat penuh cahaya dengan dinding kaca.
Ada juga suasana outdoor jika ingin melihat lalu lalang kendaraan.

Ada berbagai macam sajian yang disediakan di kedai ini, salah satunya yang menjadi signature yakni djagongan coffee, minuman kopi susu gula aren.

"Selain itu, di sini kami juga mengandalkan gelato yang saya jamin punya cita rasa yang luar biasa. Ini juga jadi salah satu yang kami tonjolkan," katanya.

Terdapat enam varian gelato, mulai dari chocomint, strawberry sorbet, choco oreo, tiramisu, cookies and cream dan sebagainya.

"Ada juga jajanan tradisional di sini yakni sempol. Seperti yang kita tahu, sempol ini jajanan yang lagi booming banget, lagi hype. Tapi di sini kami hidangkan lebih lembut, ikannya sangat terasa," ungkapnya.

Menu-menu lain yang tak kalah enak yakni pasta, sandwich, chicken wings, chicken karage dan sebagainya.

"Harapannya yakni kami sebagai pelaku bisnis bisa terus bergerak. Kami berusaha membuat scope kecil tapi kontinyu, akhirnya membuat kedai kopi kekinian yang mengikuti pasar tapi tetap dengan ciri khas yang unik," terangnya.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved