Breaking News:

Berita BUMN

Tingkatkan SDM di Tengah Pandemi Covid-19, Petrokimia Gresik Tetap Terima Mahasiwa Magang

Mahasiswa melakukan pembelajaran magang menggunakan materi dan pembelajaran dari manajemen Petrokimia Gresik, Jumat (7/8/2020).

Foto: petrokima untuk surya.co.id
MAGANG - Mahasiswa melakukan pembelajaran magang menggunakan materi dan pembelajaran dari manajemen Petrokimia Gresik, Jumat (7/8/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK - Petrokimia Gresik kembali membuka program magang atau praktik kerja industri (prakerin) untuk mahasiswa.

Kegiatan tersebut menggunakan metode pembelajaran digital sebagai bentuk penyesuaian di masa adaptasi kebiasaan baru (ABK), Jumat (7/8/20209/).

Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi mengatakan, Petrokimia Gresik merupakan BUMN pertama yang menggunakan metode pembelajaran digital dalam program magang.

Baik reguler maupun program magang mahasiswa bersertifikat (PMMB) yang kembali dibuka secara serentak setelah tertunda sejak Maret 2020 lalu.

Menurut Rahmad, magang model digital ini merupakan inovasi Petrokimia Gresik untuk tetap menjalankan perannya dalam mendukung pemerintah mencetak SDM unggul.

"Namun tetap memperhatikan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19," kata Rahmad.

Lebih lanjut Rahmad mengatakan, magang digital menjadi solusi atas kekhawatiran ribuan mahasiswa yang memiliki kewajiban satuan kredit semester (SKS) kerja praktik dari kampus.

Tapi, mahasiswa kesulitan mencari perusahaan yang membuka program magang akibat wabah coronavirus disease (Covid-19).

Selama magang, kegiatannya sangat berbeda dengan model pembelajaran sebelumnya. Mahasiswa akan mendapat kompetensi yang setara dan tetap mendapat sertifikat kompetensi khusus peserta PMMB.

"Tetap bagi mahasiswa yang lulus mengikuti program magang berbasis digital di Petrokimia Gresik. Sertifikat tersebut sebagai bekal untuk mencari kerja nantinya," imbuhnya.

Dengan tema, Petrokimia Gresik Learning Experience, mahasiswa magang akan menjalani program blended digital learning yang memungkinkan mereka tetap mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang cukup dalam periode magang.

“Mahasiswa akan mendapatkan pengalaman luar biasa dalam belajar bersama Petrokimia Gresik. Melalui digital platform yang lengkap dan bimbingan expert yang berpengalaman diharapkan mampu memberikan knowledge dan kompetensi yang dibutuhkan selama prakerin,” katanya.

Rahmad menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen Petrokimia Gresik dalam melanjutkan program-program Kementerian BUMN dan Kementerian Perindustrian yang sebelumnya, yaitu Link and Match siswa SMK, magang guru SMK serta Diploma 1 yang sudah berjalan selama tiga tahun sejak 2017 sampai 2020, dengan jumlah total peserta sebanyak 1.053 orang.

"Semoga terobosan Petrokimia Gresik ini mampu menjadi spirit bagi mahasiswa, siswa, perguruan tinggi, sekolah dan stakeholder terkait untuk kembali optimistis mencetak SDM unggul di tanah air meskipun di tengah wabah saat ini," katanya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved