Breaking News:

Berita Sidoarjo

Program E-Parkir di Sidoarjo Terkendala Lelang

Sistem pengelolaan parkir elektronik atau e-parkir di Sidoarjo belum bisa terealisasi karena terkendala di tahapan lelang.

surabaya.tribunnews.com/m taufik
Parkir di Kabupaten Sidoarjo. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Sistem pengelolaan parkir elektronik atau e-parkir yang disiapkan untuk menggantikan parkir berlangganan di Sidoarjo sampai sekarang belum bisa terealisasi. Bahkan proses lelangnya saja belum selesai.

Padahal sistem parkir elektronik itu sudah disiapkan sejak 2019 lalu dan direncanakan bisa mulai beroperasi tahun 2020 ini untuk menggantikan sistem parkir berlangganan yang dihentikan tahun lalu.

"Memang belum lelang. Ada beberapa kendala. Di antaranya ada perubahan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri yang mengatur hal tersebut," kata Sekda Sidoarjo, Achmad Zaini, Jumat (7/8/2020).

Menurutnya, dalam aturan baru itu, lelang parkir menjadi kewenangan TKKSD (Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah). Sedangkan TKKSD sendiri baru diperbaharui SK-nya.

"Dokumen-dokumennya mulai persiapan awal untuk lelang, kami belum mendapatkan. Nanti setelah dokumen-dokumen yang dibutuhkan sudah tersedia, kita akan segera mengkoordinasikan dengan tim TKKSD, sekaligus membuat time linenya," ujar Zaini.

Untuk mengisi kevakuman, alias masa transisi dari parkir berlangganan dan e-Parkir, menurut Zaini bisa sementara tetap melakukan pungutan parkir menggunakan karcis agar potensi pendapatan daerah dari sektor parkir tetap bisa didapat.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo, M Bahrul Amig mengungkapkan bahwa berbagai persiapan dan tahapan terkait e-parkir sudah dilakukan. Sekarang, tinggal lelang, dan itu saat ini tergantung peran TKKSD.

"Terkait karcis parkir, sejauh ini Dishub tidak memiliki anggaran untuk mencetak karcis parkir,” kata Bahrul Amig.

Dalam persiapan dan rencananya terkait penerapan e-parkir, Dishub bakal memasang CCTV di semua lokasi parkir di Sidoarjo. Pemasangan itu bersamaan dengan penerapan sistem baru perparkiran di Kota Delta.

Pemasangan CCTV bertujuan untuk memantau pelayanan dari jukir kepada masyarakat. Selain itu juga untuk kepentingab keamanan keandaraan yang terparkir.

Jukir juga menjadi perhatian serius dalam penerapan program baru ini. Direncanakan, para juru parkir akan mendapat pelatihan dan pemantapan skil untuk mengoperasikan sistem yang diterapkan.

Termasuk gaji atau pendapatannya, juga disebut sedang diupayakan bisa lebih bagus dibanding sebelumnya. Dengan gaji yang cukup, jukir tentu dituntut lebih profesional dalam menjalankan tugas.

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved