Breaking News:

Pilwali Surabaya 2020

Pilwali Surabaya 2020: Machfud Punya Solusi Konkret terkait Problem Tanah Surat Ijo

Bakal Calon Walikota, Machfud Arivin saat bertemu dengan sejumlah koordinator dan perwakilan pemegang surat Ijo di Universitas Wijaya Kusuma.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
surya.co.id/sugiharto
Bakal Calon Walikota, Machfud Arifin saat bertemu dengan sejumlah koordinator dan perwakilan pemegang surat Ijo di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Jumat (7/8/2020). Dalam pertemuan tersebut Cak Machfud berjanji memperjuangkan pelepasan surat ijo. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bakal calon wali kota Surabaya Machfud Arifin tidak ingin permasalahan Surat Ijo di Surabaya terus berkepanjangan. Harus dicarikan solusi konkret atas 48.000 persil tanah yang saat ini dihuni warga Surabaya.

 "Masalah Surat Ijo memang tidak mudah. Tapi bukan berarti tidak ada penyelesaian. Saya akan hadir dan memberi langkah konkret mengatasinya," kata Machfud di hadapan perwakilan pemegang surat Ijo seluruh Surabaya, Jumat (7/8/2020).

 Sekitar seratus perwakilan Pemegang Surat Ijo yang tergabung dalam Perkumpulkan Penghuni Tanah Surat Ijo Surabaya (P2TSIS) menggelar pertemuan dengan Machfud di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Mereka menggelar seminar. 

Namun, seminar yang juga dihadiri para pakar dan guru besar itu beralih pada keinginan warga P2TSIS menyampaikan probematika mereka. Mereka bahkan meminta langkah taktis dan kesatria Machfud yang mantan jendral bintang dua itu.

 "Saya hanya mau mengabdi pada tenah kelahiran saya. Khusus surat Ijo ini, jika nanti saya menjadi wali kota saya akan temui Pak Menteri sendiri. Semua bergantung koordinasi dan niat wali kota mau menyelesaikan tidak," kata Machfud.

Caranya pemkot bersama DPRD membuat langkah untuk menuntaskannya.

Good Will Pemerintah dan DPRD bersama-sama menuntaskan Surat Ijo. Surat Ijo adalah dokumen surat bagi penghuni tanah peninggalan zaman Belanda. 

 Ada sekitar 1 juta orang tinggal di rumah berstatus surat Ijo. Mereka diminta membayar IPL (izin penggunaan lahan) tanpa bisa hak milik. 

Ketua P2TSIS Muh Farid menyebut bahwa masalah surat Ijo tinggal selangkah lagi.

"Pak Menteri minta Pemkot Surabaya mendata. Tapi sampai sekarang belum jelas. Kami minta komitmen Pak Machfud dan kami akan mendukung penuh demi kemenangannya," kata Farid. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved