Berita Sidoarjo
Pembelajaran Tatap Muka untuk SD hingga SMA di Sidoarjo Bakal Segera Aktif
Sekolah di Sidoarjo bakal segera dibuka kembali, mulai tingkatan SD hingga SM
SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Sekolah di Sidoarjo bakal segera dibuka kembali, mulai tingkatan SD hingga SMA. Siswa bisa ke sekolah dan belajar langsung bersama para guru di sekolah atau belajar secara tatap muka.
Menurut Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin, setelah mendapat petunjuk dari Kementrian, pihaknya sedang melakukan kajian bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.
"Satu dua hari ini dinas sedang melakukan kajian. Senin atau Selasa depan, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan bakal kami ajak musyawarah. Untuk menentukan langkah," kata Nur Ahmad, Jumat (7/8/2020).
Sebagaimana petunjuk dari pusat, pemerintah daerah boleh melakukan diskresi. Tentu tetap dengan mempertimbangkan berbagai hal. Utamanya terkait potensi penyebaran covid-19.
"Kalau saya pribadi, setuju sekolah tatap muka kembali diaktifkan. Asal tetap menjalankan protokol kesehatan," ujar Cak Nur, panggilan Nur Ahmad Syaifuddin.
Misalnya, jumlah siswa di dalam kelas dibatasi separuh. Agar bisa menerapkan physical distancing. Caranya, jadwal masuk dibagi menjadi dua, alias digilir.
Kemudian di sekolah juga semua guru dan siswa wajib pakai masker, sering cuci tangan menggunakan sabun, dan disiplin menjalankan semua protokol kesehatan.
Kendati demikian, dirinya mengaku tidak bisa memutuskan sendiri. Tetap harus melalui kajian, rembukan dan mempertimbangkan banyak hal. Utamanya dengan membahas bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.
"Mungkin bisa diterapkan di wilayah yang sudah kategori hijau. Seperti kita ketahui, ada lima kecamatan di Sidoarjo yang bersiap masuk zona hijau. Krembung, Jabon, Tarik, Prambon, dan Sukodono atau Tulangan," urainya.
Dengan begitu, wilayah lain juga akan bersemangat untuk bersama-sama menjalankan protokol kesehatan supaya segera masuk zona hijau, kemudian sekolah tatap muka bisa kembali dilaksanakan.
"Atau skema lain bagaimana, kita tunggu hasil kajian dan musyawarah nanti. Yang jelas, pekan depan akan kami pastikan, apakah belajar dengan tatap muka di sekolah akan diberlakukan atau tidak," tandas politisi PKB tersebut.
Sekarang ini Sidoarjo sudah berada di zona orange penyebaran covid-19. Persentase kesembuhannya sudah berada di angka 68 persen, sementara kematian di angka 5,8 persen.
Jika penyebaran bisa terus ditekan dan angka kematian bisa sampai 2 persen, Sidoarjo bakal masuk zona hijau. Yang kemudian bisa bebas dari covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/nur-ahmad-syaifuddin-21420.jpg)