Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

Harapan Kadin Jatim terhadap Pemerintah terkait Ekonomi Jatim terkontraksi 5,9 Persen

Kinerja ekonomi Jawa Timur di triwulan II/2020 terkontraksi cukup dalam, mencapai minus 5,9 persen.

Foto: kadin jatim untuk surya.co.id
Ketua Umum Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kinerja ekonomi Jawa Timur di triwulan II/2020 terkontraksi cukup dalam, mencapai minus 5,9 persen. 

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur mendesak pemerintah untuk mempercepat penyaluran stimulus yang dijanjikan dan memberikan diskresi terhadap aturan yang memberatkan pengusaha.

Hal itu diharapkan agar ekonomi Jatim tidak masuk pada jurang resesi dan di triwulan III/2020 bisa tumbuh positif.

Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto mengatakan bahwa Pandemi Covid-19 memang telah menyebab ekonomi Indonesia dan Jawa Timur pada triwulan II/2020 sangat berat.

Hampir seluruh sektor lumpuh karena pergerakan manusia sangat dibatasi.

"Untuk itu, perlu langkah konkret untuk menaikkan konsumsi dalam negeri dan daya beli masyarakat kembali bergairah," kata Adik, Jumat (7/8/2020).

Menurut Adik, sebenarnya pemerintah pusat sudah banyak mengeluarkan kebijakan penanganan dampak Covid-19, diantaranya adalah stimulus, baik stimulus pajak, restrukturisasi kredit hingga stimulus permodalan, termasuk juga diskon atau pembebasan pembayaran listrik rumah tangga.

Tetapi dalam pelaksanaannya, stimulus tidak berjalan bagus. Tidak banyak yang bisa menikmatinya karena kurangnya sosialisasi.

Bahkan stimulus perpajakan hingga saat ini belum banyak yang manfaatkan. Di wilayah DJP Jatim II yang meliputi 16 kabupaten kota di Jatim misalnya, hanya ada sekitar 12 ribu wajib pajak yang telah manfaatkan atau kurang dari 1 persen dari total Wajib Pajak (WP) di wilayah tersebut yang mencapai 1,9 juta WP.

"Sosialisasi masih kurang, sosialisasi stimulus perpajakan masih kurang. Stimulus permodalan juga sosialisasinya sangat kurang," ungkap Adik.

Halaman
123
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved