Breaking News:

Bawaslu Jatim Temukan Lima Ribu Pemilih Ganda Selama Coklit Pilkada, Terbanyak di Sidoarjo

Bawaslu Jatim menyoroti masih besarnya data ganda calon pemilih di Pilkada Serentak 2020. Pemilih ganda berpotensi menimbulkan pelanggaran

SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Komisioner Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi, ketika ditemui di Surabaya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Badan Pengawas Pemilu Jawa Timur (Bawaslu Jatim) menyoroti masih besarnya data ganda calon pemilih di Pilkada 2020. Dari 19 daerah di Jawa Timur, jumlahnya mencapai 5.397 calon pemilih.

Berdasarkan dari hasil pencocokan dan penelitian (Coklit) pendataan calon pemilih, data tersebut tersebar di 15 kabupaten/kota dari 19 daerah penyelenggara. Data ganda terbanyak dari Sidoarjo (1.982 pemilih) dan disusul Tuban (1973 pemilih).

Komisioner Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi menjelaskan, bahwa kesamaan elemen data Pemilih identik ini berpotensi pada Pemilih tercatat. Yang mana, tertulis lebih dari 1 kali dalam daftar pemilih.

"Singkatnya, disebut Pemilih ganda," kata Aang dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (7/8/2020).

Dugaan pemilih ganda oleh Pengawas Pemilu didasarkan pada tiga elemen data Pemilih. Yakni, Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama pemilih dan alamat.

Jika terbukti Pemilih terdaftar lebih dari satu kali, maka daftar pemilih yang lain harus dicoret.

"Penting menjaga 'prinsip one man one vote one value' dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2020," kata Aang.

Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jatim ini mengingatkan, bahwa pemilih ganda berpotensi menimbulkan pelanggaran yang berdampak pada pemungutan suara ulang (PSU). Bahkan, bisa juga berujung pada Pidana Pemilihan.

PSU di Pilkada memang sempat terjadi di Pilkada Serentak 2018 lalu. Tepatnya di Kabupaten Sampang.

Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan melakukan PSU di Pilkada Sampang dengan waktu hanya dua bulan pasca putusan.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved