Breaking News:

Berita Malang Raya

Banjir Kritik Akibat Dangdutan dengan Dua Biduanita, Bupati Malang: Tergantung Masyarakat

Berawal saat Sanusi baru saja bernyanyi dangdut bersama dua biduan wanita, alhasil sosok petahana ini sempat jadi bahan perbincangan di dunia maya.

SURYA.CO.ID/Erwin Wicaksono
Bakal calon Bupati Malang, Muhammad Sanusi. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Bakal calon Bupati Malang, Muhammad Sanusi menanggapi santai gempuran kritik yang dilontarkan kepadanya.

Berawal saat Sanusi baru saja bernyanyi dangdut bersama dua biduan wanita usai menggelar deklarasi tim pemenangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020 pada Rabu (5/7/2020) malam.

Aksi Sanusi tersebut ternyata direkam oleh seseorang. Lalu videonya diunggah ke media sosial Facebook

Alhasil, sosok petahana ini sempat jadi bahan perbincangan di dunia maya.

"Tergantung masyarakat. Mana yang baik dan mana yang dipilih itukan masyarakat yang menentukan," ujar Sanusi ketika dikonfirmasi, Kamis (6/8/2020).

Sanusi juga turut berkomentar, tentang potensi kekalahan calon kepala daerah petahana di daerah yang masuk zona merah Covid-19.

Asumsi tersebut pernah disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian beberapa lalu. Seperti yang diberitakan sejumlah media mainstream.

Sanusi lagi-lagi menanggapinya dengan santai.

"Siapapun harus dipertimbangkan. Tidak hanya incumbent," ujar Sanusi.

Seolah pasrah, sosok petahana ini kembali menyerahkan sepenuhnya keputusan pemilihan kepada masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved