Berita Sumenep
Kapolda Jatim Minta 'Restu' Ulama Sumenep untuk Jaga Pilkada 2020
Harapan ini bisa terjadi, lanjutnya, kalau sudah mendapat dukungan dan doa dari pata kiai dan ulama.
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, SUMENEP - Pelaksanaan Pilkada serentak 2020 di Jatim, termasuk Sumenep, antisipasi terhadap terjadinya gejolak tidak hanya dilakukan dengan pengamanan.
Tetapi juga dengan meminta peran para ulama, seperti saat Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran bersilaturahim dengan para ulama di Sumenep, Kamis (6/8/2020).
Kunjungan Kapolda Jatim ini dilakukan di Ponpes Al-Amien Prenduan, Kecamatan Pragaan. Kapolda meminta dukungan untuk menjaga Pilkada Sumenep, karena sinergitas dengan para kiai, ulama dan tokoh merupakan langkah awal mengantisipasi kerawanan.
Kapolda bertemu pimpinan Ponpes Al-Amien, KH Ahmad Fauzi Tidjani. Imran mengatakan, silaturrahim dilakukan untuk menjaga ikatan yang kuat antara Polri dengan kiai dan ulama dalam menjaga kondusifitas kamtibmas jelang Pilkada Sumenep 2020.
"Sumenep ini pada Desember nanti akan menggelar Pilkada, jadi kami meminta dukungan dari para kiai dan ulama. Insya Allah aman fisiknya, damai pikirannya dan sejuk hatinya," harap Imran.
Harapan ini bisa terjadi, lanjutnya, kalau sudah mendapat dukungan dan doa dari pata kiai dan ulama. "Karena kiai dan ulama pasti akan mencari solusi yang terbaik, doa-doanya, tindakannya, ajakannya di lapangan, pasti akan menuju kesana," katanya.
Pantauan TribunMaura.com di lokasi, kedatangan Kapolda Jatim di Ponpes Al-Amien, juga didampingi Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim; Kapolres Sumenep, AKBP Darman; dan Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Nur Cholis. ***
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kapolda-temui-ulama-sumenep.jpg)