Virus Corona di Nganjuk
Dua Warga Kabupaten Nganjuk kembali Terkonfirmasi Virus Corona, Salah Satunya Meninggal Dunia
Jumlah warga terkonfirmasi positip corona kembali bertambah di Kabupaten Nganjuk. Kali ini dua orang warga positip corona berdasar hasil tes swab.
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Parmin
SURYA.CO.ID | NGANJUK - Jumlah warga terkonfirmasi positip corona kembali bertambah di Kabupaten Nganjuk. Kali ini ada penambahan dua orang warga positip corona berdasar hasil tes Swab.
Hasil tes tersebut diterima tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, Kamis (6/8/2020) malam.
Juru Bicara tim gugus tugas covid-19 Kabupaten Nganjuk, Dr Hendriyanto menjelaskan, kedua orang warga tambahan positip corona yakni seorang laki-laki usia 31 tahun asal Kecamatan Kertosono dengan riwayat dari Jakarta, dan seorang perempuan usia 49 tahun asal Kecamatan Gondang dengan riwayat jalani perawatan di salah satu Rumah Sakit di Kabupaten Kediri.
"Untuk perempuan terkonfirmasi positip corona tersebut telah meninggal dunia tanggal 29 Juli 2020, dan hasil tes Swab baru keluar hari ini," kata Hendriyanto.
Lebih lanjut dijelaskan Hendriyanto, dengan adanya tambahan dua warga positip corona hingga saat ini jumlah warga Kabupaten Nganjuk terkonfirmasi positip corona sebanyak 218 orang. Dimana sebanyak 112 orang dinyatakan sembuh berdasar dua kali tes Swab hasilnya negatif.
"Warga yang telah dinyatakan sembuh dari virus corona sudah diperbolehkan pulang apabila menjalani perawatan di Rumah Sakit, namun untuk sementara diminta beristirahat dahulu dirumahnya," ujar Hendriyanto.
Sementara untuk data sebaran covid-19 di Kabupaten Nganjuk, tambah Hendriyanto, untuk ODP mencapai 115 orang, dan untuk PDP sebanyak 239 orang.
"Melihat perkembangan sebaran covid-19 yang masih cenderung bertambah, kami tetap mengimbau warga gunakan masker, cuci tangan, jaga jarak dan sebagainya dalam upaya mencegah penyebaran virus corona," tutur Hendriyanto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/peta-corona-di-nganjuk-6-agustus-2020.jpg)