Breaking News:

Amankan Nilai Uang di Masa Pandemi, Tren Menabung Emas di Tulungagung Meningkat

Pandemi covid-19 mendorong peningkatan tren menabung emas di Pegadaian Cabang Tulungagung.

surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Layanan nasabah di Pegadaian Cabang Tulungagung. Sejak pandemi covid-19 berlangsung, terjadi peningkatan jumlah nasabah tabungan emas di Pegadaian Cabang Tulungagung. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Tren tabungan emas di Pegadaian Cabang Tulungagung mengalami peningkatan.

Setiap harinya ada 10-20 orang yang membuka tabungan emas di Pegadaian. Kondisi ini sudah berlangsung sejak dua bulan lalu.

Menurut Kepala Cabang Pegadaian Tulungagung, Sucipto, salah satu motivasi warga adalah mengamankan nilai rupiah.

“Pandemi ini kan belum dipastikan kapan berakhir. Warga ingin memastikan nilai uang mereka tetap aman dengan membelikan emas,” terang Sucipto.

Lanjutnya, saat ini ada peningkatan harga emas dari sekitar Rp 600.000 per gram, menjadi hampir Rp 1.000.000 per gram.

Sebagian warga memilih mengambil untung dengan menjual tabungan emas mereka.

Namun jumlah penabung justru lebih banyak dibanding yang mengambil untung.

“Sudah dua bulan berjalan, dan trennya terus mengalami peningkatan. Semakin hari semakin banyak yang membuka tabungan emas,” ujar Sucipto.

Para penabung baru ini mayoritas dari wilayah perkotaan.

Aksi buka rekening ini diduga sebagai dampak langkanya logam mulia.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved