Breaking News:

Berita Malang Raya

Semua Pasien Covid-19 di Malang Meninggal Akibat Penyakit Penyerta

100 Persen pasien Covid-19 di Kabupaten Malang yang meninggal punya komorbid," ungkap Arbani.

Foto Istimewa
Proses pemakaman menggunakan protokol Covid-19 di Kota Malang. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Tingkat fatalitas kasus atau Case Fatality Rate (CFR) akibat Covid-19 di Kabupaten Malang terhitung masih tinggi, dengan presentase mencapai 8,01 persen. CFR adalah angka kematian yang disebabkan penyakit tertentu pada periode waktu tertentu, dibagi jumlah kasus dari penyakit tersebut.

"Masih tinggi presentasenya, mecapai 8,01 persen," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo ketika dikonfirmasi, Rabu (5/8/2020).

Arbani menganalisa, pasien Covid-19 yang memilik komorbid atau penyakit penyerta, punya resiko kematian yang tinggi. "100 Persen pasien Covid-19 di Kabupaten Malang yang meninggal punya komorbid," ungkap Arbani.

Penyakit penyerta yang diderita mayoritas adalah tuberculosis dan diabetes. "Lalu ada penyakit kelainan organ seperti liver (hati) dan paru-paru, itu rawan sekali," beber Arbani.

Meski CFR akibat Covid-19 masih tinggi, Arbani menyebut tingkat kesembuhan juga meningkat. "Tinggi presentase tingkat kesembuhan mencapai 66,9 persen," kata Arbani.

Ditambahkan, ada penjelasan secara medis mengenai tingkat kesembuhan Covid-19 di Kabupaten Malang.
"Mulai awal Covid-19 ini ada 5 persen saja yang gejalanya ke arah fatal. Jadi angka kematian yang bisa ditolerir 5 persen dari angka positif. Kalau lebih dari 5 persen perlu dilakukan evaluasi," jelas Arbani.

Namun penanganan Covid-19 di Kabupaten Malang masih menggunakan cara lama. Seperti pendisiplinan protokol kesehatan. "Kami imbau pasien yang punya komorbid harus waspada dan disiplin. Agar tidak menularkan ke komorbid," tutur Arbani.

Pria yang mengawali karier sebagai dokter gigi ini menyebut, durasi perawatan hingga sembuh pasien Covid-19 bisa memakan waktu lebih dari 14 hari. "Satu pasien 14 hari penyembuhannya. Bervariasi hingga lebih atau kurang dari itu," terang Arbani.

Di sisi lain, angka penularan Covid-19 di Kabupaten Malang masih fluktuatif. Data Satgas Covid-19 pada 4 Agustus 2020 menujukkan, 526 orang telah terkonfirmasi positif Corona. Lalu 43 orang meninggal, 352 sembuh. Sisanya masih dilakukan perawatan dan isolasi.  ***

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved