Berita Surabaya

Tinjau Restrukturisasi Kredit untuk UMKM, Ketua DPD RI La Nyalla Kunjungi OJK Jatim

La Nyalla mengatakan pandemi membuat kondisi perekonomian nasional mengalami ketidakpastian.

surya.co.id/bobby kolloway
Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mengunjungi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional IV Jawa Timur, Senin (3/8/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mengunjungi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional IV Jawa Timur, Senin (3/8/2020).

Mantan ketua umum Kadin Jatim ini ingin memastikan restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 di Jawa Timur, utamanya untuk sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

La Nyalla mengatakan pandemi membuat kondisi perekonomian nasional mengalami ketidakpastian.

Diperkirakan, dampaknya masih akan terasa bagi sektor perekonomian hingga 2021.

“Untuk itu, kami ingin mendapatkan gambaran realisasi kebijakan keringanan dan restrukturisasi kredit khususnya terhadap UMKM,” kata AA La Nyalla di Surabaya.

Ia menjelaskan bahwa fungsi DPD RI salah satunya mempersempit kesenjangan ekonomi antar wilayah.

Oleh karenanya, pihaknya mendorong pemerataan kemajuan di semua daerah agar Indonesia maju secara menyeluruh.

"Oleh karena itu, kami berharap OJK dapat memainkan peran yang sangat strategis untuk mewujudkan kemandirian ekonomi daerah,” tegasnya.

Menurutnya, ada beberapa langkah yang harus dilakukan OJK untuk mewujudkan hal tersebut.

Di antaranya, mendorong sinergitas industri keuangan.

“Saya juga berharap OJK dapat mengeluarkan lebih banyak kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat daerah,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala OJK Regional IV Jatim Bambang Mukti Riyadi berterimakasih atas kunjungan tersebut.

OJK selama pandemi juga menyiapkan program untuk mengurangi dampak Covid-19.

“Di antaranya, menyosialisasikan berbagai program OJK selama pandemi Covid-19 untuk mengurangi dampaknya di masyarakat luas,” ungkap Bambang.

Terkait realisasi restrukturisasi kredit yang ada di Jatim, Bambang mengatakan hingga Juni 2020, total realisasi restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 mencapai Rp 87 triliun.
Rinciannya, Rp 49 triliun untuk kredit UMKM dan Rp 38 triliun untuk kredit Non UMKM.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved