Breaking News:

Berita Malang Raya

Rencana Wifi Gratis di Setiap Kelurahan, Wali Kota Malang Sebut Masih Proses

Sutiaji berharap inovasi yang telah dilakukan Kelurahan Bandulan bisa menjadi contoh bagi kelurahan-kelurahan lain

surya/rifky edgar
Wali Kota Malang, Sutiaji bersama Kepala Disdikbud Kota Malang Zubaidah meninjau kegiatan belajar mengajar daring dengan memanfaatkan WiFi gratis di Kelurahan Bandulan, Kota Malang, Senin (4/8). 

SURYA.CO.ID, MALANG - Wali Kota Malang, Sutiaji menjanjikan pemasangan titik-titik WiFi gratis untuk siswa belajar daring di setiap kelurahan di Kota Malang. Hal tersebut disampaikan Sutaji usai meninjau kegiatan belajar mengajar (KBM) daring memanfaatkan WiFi gratis di Kelurahan Bandulan, Senin (4/8).

Dalam kunjungan itu, Sutiaji meminta setiap kelurahan agar menyediakan akses WiFi gratis untuk menunjang KBM siswa. Terutama bagi para siswa yang tidak memiliki paket data atau kehabisan kuota internet.

"Saya minta nanti seluruh kelurahan di Kota Malang bisa memfasilitasi siswa. Sementara yang memulai baru Kelurahan Bandulan," ucapnya.

Di Bandulan, Sutiaji melihat bagaimana siswa belajar daring dengan memanfaatkan handphone (HP) yang dibawa. Sesekali, ia terlihat bercengkrama dengan siswa yang memanfaatkan akses WiFi gratis.

WiFi gratis untuk siswa di Kelurahan Bandulan memanfaatkan fasilitas yang diberikan Diskominfo Kota Malang. Karena itu, Sutiaji berharap inovasi yang telah dilakukan Kelurahan Bandulan bisa menjadi contoh bagi kelurahan-kelurahan lain.

"Ini baru awal dengan memanfaatkan fasilitas Diskominfo. Mungkin nanti akan ada penambahan bandwidth supaya cepat. Karena ke depan akan lebih banyak siswa yang memakainya," ucapnya.

Saat ditanya kapan pemasangan WiFi gratis itu terealisasi, Sutiaji mengatakan masih proses. Tetapi Sutiaji akan berusaha secepatnya mewujudkan,agar bisa dimanfaatkan oleh para siswa.

"Langsung akan kami minta supaya bisa merata. Termasuk di daerah-daerah terpencil seperti di Kecamatan Kedungkandang," tambah Sutiaji.

Tak hanya itu, Sutiaji juga mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang (Disdikbud) agar segera menginstruksikan sekolah untuk merelokasikan dana Bosda/Bosnas untuk paket data siswa.

Nantinya setiap siswa SD dan SMP akan mendapatkan uang Rp 50.000 untuk pembelian kuota internet. "Kami mendorong Disdikbud agar segera meminta kepala sekolah merealokasi dana Bosnas. Sehingga dapat membantu anak-anak belajar di rumah," tandasnya.

Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved