Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Rencana Pembelajaran Tatap Muka Jenjang SMP Kota Surabaya, Pemkot Masih Lakukan Kajian

Pemkot Surabaya masih melakukan kajian dan persiapan sebelum menerapkan kembali pembelajaran di sekolah.

surya.co.id/ahmad zaimul haq
Guru saat mengikuti simulasi pembelajaran tatap muka jenjang SMP yang digelar Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya di SMPN 15 Surabaya, Senin (3/8/2020). Simulasi digelar bergiliran pada sekolah yang masuk dalam 21 pilot project untuk pembelajaran tatap muka. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Rencana pembelajaran tatap muka di jenjang SMP Kota Surabaya hingga saat ini belum bisa dipastikan kapan akan direalisasikan.

Pemkot Surabaya masih melakukan kajian dan persiapan sebelum menerapkan kembali pembelajaran di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo menerangkan, berbagai hal memang dipersiapkan namun dirinya belum bisa memastikan lantaran berbagai tahapan masih terus dilakukan.

“Kita masih kajian, melakukan analisa dari segenap aspek,” kata Supomo.

Pemkot Surabaya bersama seluruh pihak seperti Satgas, Ikatan Dokter Indonesia, pakar epidemiologi serta stakeholder lain kemarin masih membahas apakah Kota Surabaya sudah benar-benar memungkinkan untuk kembali membuka pembelajaran tatap muka itu.

Aspek yang diperhatikan itu meliputi terkait kajian situasi pandemi, kesiapan sekolah seperti terkait dengan kesediaan sarana dan prasarana, kondisi guru, menjadi hal yang dipertimbangkan Pemkot Surabaya.

Bukan hanya itu, perilaku peserta didik juga menjadi pertimbangan lantaran situasi pandemi memang belum sepenuhnya usai.

Termasuk komunikasi dengan orang tua, lanjut Supomo, memang perlu dilakukan.

Itu penting, untuk memastikan tak hanya sekolah yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat, melainkan orang tua juga berperan aktif.

Beberapa sekolah memang sudah melakukan simulasi untuk itu.
Supomo mengatakan, bila nanti sekolah tatap muka ini diterapkan seluruh stake holder sudah benar-benar siap.

Itu juga bergantung dari kajian terkait situasi pandemi Covid-19.

“Semua stake holder yang ada di sekolah itu kita siapkan, sehingga nanti jika situasinya memungkinkan, kita sudah siap,” terang Supomo.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved