Breaking News:

Pilkada 2020

KPU Jawa Timur : Masa Jabatan Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020 Hanya Tiga Tahun

Masa jabatan kepala daerah hasil Pilkada serentak 2020 hanya tiga tahun bukan lima tahun.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/samsul hadi
Ketua KPU Provinsi Jatim Choirul Anam 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menjelaskan, masa jabatan kepala daerah hasil Pilkada serentak 2020 hanya tiga tahun bukan lima tahun.

Mengingat, pada 2024 mendatang Pilkada serentak akan kembali digelar.

UU Pemilu nomor 7 tahun 2017 mengatur mekanisme tersebut.

"Sesuai Undang-undang, memang 2024 akan kembali menggelar Pilkada secara serentak," kata Ketua KPU Jatim, Choirul Anam kepada SURYA.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (4/8/2020).

"Sebagai konsekuensinya, masa jabatan kepala daerah terpilih di 2020 bukan lima tahun namun sekitar tiga tahun. Setelah dipilih di 2020, Kepala daerah terpilih baru dilantik di 2021," katanya.

Pelaksanaan pilkada serentak 2024 berjalan seiring dengan Pemilihan presiden dan Pemilihan legislatif.

Hal ini juga selaras dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang meminta penerapan keserentakan dalam pemilu.

Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan, pemilu serentak dalam praktik sistem pemerintahan presidensial tetap konstitusional.
Hal itu tercantum dalam putusan MK nomor 55/PUU-XVII/2019.

MK dalam putusan yang menolak uji materi terkait keserentakan pileg dan pilpres itu juga memberikan lima alternatif pilihan keserentakan dalam pilkada.

Satu di antaranya, Pemilu serentak nasional untuk memilih anggota DPR, DPD, Presiden/Wakil Presiden.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved