Breaking News:

Kabar Baik Pasien Virus Covid-19 Jatim Turun, Sembuh Hingga 66,97 Persen dengan Terapi Plasma

Kabar Baik Pasien Virus Covid-19 Jatim Turun, Sembuh Hingga 66,97 Persen dengan Terapi Plasma

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Adrianus Adhi
infocovid19.jatimprov.go.id
Ilustrasi - Kabar Baik Pasien Virus Covid-19 Jatim Turun, Sembuh Hingga 66,97 Persen dengan Terapi Plasma 

Bagi mereka yang telah dinyatakan negatif versi swab test, diyakini dapat memiliki imunitas yang bagus terhadap virus corona ini.

Dia juga mengatakan, pihaknya telah membawa sebanyak 21 pack plasma convalescent ke Jatim.

Dari beberapa pengalaman sebelumnya dari semua pasien yang telah mendapatkan terapi ini plasma convalescent sembuh total. 

Diketahui, dalam terapi ini pasien yang sembuh covid-19 bisa menyumbangkan darah melalui sebuah sistem dengan metode plasma convalescent untuk mendapatkan plasma darah penuh antibodi.

Plasma darah penuh antibodi tersebut kemudian dimasukkan ke darah milik pasien yang sedang sakit Covid-19 sebagai terapi agar bisa survive dan sembuh.

Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, Joni Wahyuhadi mengungkapkan terapi ini memberikan harapan sembuh yang lebih besar kepada pasien Covid-19.

"Hari ini kita mendapatkan bantuan dari bapak Menkes Plasma Convalescent 21 pack kira-kira cukup untuk 6 pasien. Kita berikan untuk pasien dengan gejala klinis yang berat," kata Joni saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Selasa (2/6/2020).

Saat ini di Jawa Timur baru ada 5 orang pendonor plasma convalescent dari 799 pasien yang sembuh atau terkonversi negatif.

Untuk itu Joni mengajak para pasien Covid-19 yang sembuh untuk mendonorkan darahnya.

"Kita sudah buka pengumuman itu tapi ternyata yang berniat mendonor itu tidak gampang karena golongan darahnya harus sama, dan kita meyakinkan harus tidak ada penyakit lainnya seperti HIV, Hepatitis dan lainnya," ucap Joni.

Dirut RSUD dr Soetomo ini bercerita salah satu tujuan Menkes memberi sumbangan plasma darah adalah untuk menggerakkan masyarakat Jatim yang sembuh dari Covid-19 untuk mau mendonorkan darahnya.

"Ini sama dengan donor darah biasa, di PMI bisa, RS Dr Soetomo bisa, RS Saiful Anwar bisa," lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, Kohar Hari Santoso menyebutkan Terapi Plasma Convalescent adalah dengan memberikan cairan plasma darah pasien yang sembuh kepada pasien yang positif Covid-19.

"Jadi kita punya teknologinya, RSUD dr Soetomo punya, RSSA juga sudah siap, tinggal menunggu donornya," kata Kohar.

Ia menjelaskan, darah dari orang yang sudah sembuh dari Covid-19 akan dilakukan plasmaferesis untuk mengambil plasma darah yang mengandung imunoglobulin atau antibodi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved