Berita Sidoarjo

Bangkitkan Industri Sepatu, BPIPI Launching IFN

BPIPI (Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia) Kementrian Perindustrian melakukan soft launching Indonesia Footwear Network (IFN).

Penulis: M Taufik | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Merespon tantangan baru di masa pandemi, BPIPI (Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia) Kementrian Perindustrianmelakukan soft launching Indonesia Footwear Network (IFN). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Merespon tantangan baru di masa pandemi, BPIPI (Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia) Kementrian Perindustrian melakukan soft launching Indonesia Footwear Network (IFN).

Kegiatan itu digelar di kawasan komplek pasar wisata Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Selasa (4/8/2020). Kegiatan digelar secara online melalui aplikasi webiner.

Acara diikuti oleh Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA), Kementerian Perindustrian, Ketua Aprisindo Eddy Widjanarko, Ketua Umum DPP APKI Budi Purwoko, dan Kepala BPPI Heru Budi Susanto.

Menurut Heru Budi Susanto, melalui IFN pihaknya berinisiatif membangkitkan kembali geliat perekonomian industri persepatuan di Indonesia. Sekaligus merespon perubahan tatanan industri alas kaki ditengah pandemi Covid-19 ini.

"IFN merupkan platform komunikasi baru bagi industri, dan memberikan informasi yang relevan bagi potensial market domestik maupun global," kata dia kepada sejumlah wartawan.

IFN akan didorong untuk melengkapi dan mengumpulkan informasi industri yang selama ini ada dimasing-masing komunitas

Menanggapi itu, Dirjen IKMA Kemenperin Gati Wibawaningsih mengharapkan ada sosialisasi yang gencar dilakukan untuk mencintai buatan lokal. Sejalan dengan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang baru-baru ini telah didengungkan.

"Saat pandemi, bukan hanya industri alas kaki saja yang terdampak, bahkan hampir seluruh pilar ekonomi, sosial termasuk kesehatan. Tapi bukan tidak mungkin tidak ada peluang untuk mengangkat kembali geliat perekonomian. Tentu butuh strategi, melakukan adaptasi, dan lebih pro aktif. Diharapkan INF bisa menjadi peran itu semua," harapnya.

Ada dua keuntungan jika bergabung di platform IFN. BPIPI menawarkan beberap manfaat dan kemudahan seperti, informasi tentang profil produsen, supplier, local brand alas kaki bisa diakses oleh potensial buyer, infestor, trader secara online.

Ketuntungan kedua, promosi berkala profil IFN di platform media sosial seperti instagram, facebook, youtube, dan sebagainya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved