Sambangi KPU Jatim, Ketua DPD RI La Nyalla Pantau Langsung Persiapan Pilkada Serentak 2020

Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti mengunjungi KPU Jatim untuk memantau tahapan Pilkada Serentak 2020

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti mengunjungi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, Senin (3/8/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti mengunjungi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, Senin (3/8/2020).

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memantau tahapan Pilkada Serentak 2020 yang saat ini dijalankan.

"Kami ke sini dalam rangka melakukan pengawasan dan monitoring. Alhamdulillah, kami apresiasi kerja komisioner KPU Jatim," kata Nyalla ditemui usai pertemuan.

Dalam kesempatan ini, senator asal dapil Jatim ini melihat perkembangan tahapan pilkada. Termasuk kesiapan anggaran di 19 daerah penyelenggara pilkada dalam pelaksanaan di tengah pandemi Covid-19.

"Kami rasa sudah siap melaksanakan pilkada. Hasil audiensi semuanya bagus," kata La Nyalla mengapresiasi.

Di luar persiapan pilkada, La Nyalla juga menerima aspirasi soal tambahan anggaran untuk renovasi gedung KPU Jatim.

"Soal anggaran, kami akan sampaikan ke KPU RI dan Gubernur Jatim untuk perbaikan gedung. Bahkan, bisa saja relokasi kalau perlu," katanya.

Di sisi lain, Ketua KPU Jatim, Choirul Anam menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan seluruh tahapan pilkada sebaik mungkin.

"Termasuk soal SDM, anggaran hingga tahapan semua sudah disiapkan," kata Anam.

Selain menjalankan tahapan sesuai regulasi, penyelenggaraan pilkada tahun ini juga menggunakan protokol kesehatan.

"Jatim sudah siap. Tahapan sudah jalan. Memang ada satu atau dua kendala. Namun, tidak masif dan masih bisa ditangani," katanya.

Terkait persiapan anggaran, KPU RI sebelumnya memang menyebutkan tambahan bantuan anggaran dari APBN ditarget akan kembali cair dalam waktu dekat. Jumlahnya mencapai Rp 3,2 triliun.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman menyebut, pencairan tersebut merupakan rangkaian tahapan penyaluran bantuan dari APBN.

"Untuk bantuan APBN, total Rp 3,2 triliun," kata Arief ketika dikonfirmasi di Surabaya.

"Tahapan pencairan pertama, kami usulkan 1,02 triliun kemudian cair Rp 941 miliar. Tahap kedua pencairan ditarget sekitar minggu kedua Agustus sebesar Rp 3,2 triliun. Kemudian tahap ketiga sekitar Rp 400 miliar," jelas Arief.

Rencananya, tambahan anggaran tersebut akan digunakan untuk kesehatan dan keselamatan selama tahapan. Termasuk, penyediaan Alat Pelindung Diri (APD).

Untuk Jawa Timur, pencairan tahap pertama telah mendapat bantuan dana dari APBN mencapai Rp 600 miliar.

Ketua KPU Jatim, Choirul Anam, mengungkapkan anggaran tambahan tersebut khusus untuk pengadaan protokol pencegahan Covid-19.

Besaran total anggaran tambahan tersebut di antaranya untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD). Misalnya, masker, gentong air, sabun cair, disinfektan, sarung tangan plastik sekali pakai untuk pemilih, serta baju hazmat.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved