Breaking News:

Berita Malang Raya

Meski Kota Batu Kembali ke Zona Merah, GTPP Izinkan KMB Langsung di SDN 4 Gunungsari

pemberian izin tersebut setelah mempertimbangkan banyak hal, selain kondisi sekolah yang masuk kategori ‘hijau'.

surya/dok
Kegiatan belajar mengajar tatap muka di SDN 4 Gunungsari Kota Batu. 

SURYA.CO.ID, BATU – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Batu sebelumnya membenarkan bahwa Kota Batu kembali masuk ke zona merah penularan Corona, Minggu (2/8/2020) lalu. Tetapi GTPP memberikan izin kepada SDN 4 Gunungsari untuk menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka dengan sejumlah pertimbangan.

Jubir GTPP Covid-19 Kota Batu, M Chori melalui keterangan tertulis menjelaskan, pemberian izin tersebut setelah mempertimbangkan banyak hal, selain kondisi sekolah yang masuk kategori ‘hijau’, hal lainnya adalah persetujuan wali murid melalui Komite Sekolah.

“Keputusan kembali menggelar KBM tatap muka, salah satunya adalah menampung aspirasi dan keluhan serta permintaan Komite Sekolah yang mewakili orangtua siswa. Hal ini karena selama hampir empat bulan anak-anak libur sekolah, dan tidak memiliki aktivitas sama sekali,” kilah Chori, Senin (3/8/2020).

Dilanjutkan Chori,sebagian besar orangtua siswa hampir setiap hari bekerja sebagai peternak, buruh tani, dan kuli, sehingga anak-anak di rumah tidak terpantau dan diawasi. Dan KBM tatap muka itu bertujuan memberikan kegiatan bermanfaat kepada anak-anak serta mencegah ketertinggalan pelajaran.

Komite Sekolah pun mengajukan kepada sekolah menyelenggarakan KBM tatap muka. Selanjutnya pihak sekolah meneruskan kepada Dinas Pendidikan Kota Batu

“Dengan mempertimbangkan beberapa kondisi tersebut, maka GTPP melalui Tim Teknis yang diketuai Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, memberi rekomendasi untuk perlakuan khusus bagi kegiatan pembelajaran tatap muka SDN 4 Gunungsari, Kecamatan Bumiaji,” tegas Chori.

Namun demikian pelaksanaannya akan tetap dipantau dan diawasi baik oleh pengawas sekolah maupun Dinas Pendidikan. Kebijakan khusus ini hanya berlaku bagi SDN 4 Gunungsari, tidak untuk sekolah yang lain.

Dipaparkan Chori, Kota Batu saat ini masih zona merah, sehingga belum diperbolehkan melakukan KBM tatap muka. Dengan kata lain, kegiatan pembelajaran dilakukan melalui sistem daring.

Namun dengan mempertimbangkaan beberapa aspek khususnya kondisi topografi dan keterjangkauan akses internet, SDN 4 Gunungsari yang berada di Dusun Brau mendapat perlakuan khusus.

“Dusun ini memiliki keunikan topografi dibanding dusun lainnya, berada di sebuah lembah di kawasan pegunungan Kota Batu. Kondisi ini menyebabkan dusun ini sulit terjangkau jaringan internet sehingga tidak memungkinkan KBM dilakukan dengan daring,” jelasnya.

Selama kegiatan pembelajaran dengan tatap muka, selain menerapkan penjarakan fisik, juga tetap menerapkan protokol kesehatan. Yaitu semua anak didik maupun guru wajib menggunakan masker, hand sanitizer, pengukuran suhu tubuh, cuci tangan, dan jaga jarak.

“Selain itu setiap harinya juga menyediakan jam istirahat yang digunakan untuk berolahraga sambil berjemur, serta makan bersama dari bekal ydari rumah masing-masing,” tutup Chori.

Penulis: Benni Indo
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved