Breaking News:

Berita Tuban

Kader PKB Harus Legowo Kalau Tak Direkom Menuju Tuban-1

Mbak Ana menjelaskan, peluang mendapatkan tiket emas menuju orang nomor satu di Tuban bisa kepada siapa saja

surya/mochamad sudarsono
Anggota DPRD Jatim, Khozanah Hidayati membeberkan perkembangan peta politik di internal PKB jelang Pilkada Tuban, Senin (3/8/2020). 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Siapa kader dari PKB yang bakal menerima kepercayaan untuk bersaing dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Tuban, belum juga terkuak. Masih buramnya rekomendasi untuk kader PKB itu, ditanggapi anggota DPRD Jawa Timur, Khozanah Hidayati, Senin (3/8/2020).

Dikatakan Mbak Ana, sapaan akrabnya, memang hingga kini partai yang dikomandoi oleh Muhaimin Iskandar itu belum mengungkap nama yang akan direkomendasi menuju Tuban-1 pada 9 Desember 2020.

"Rekomendasi PKB masih Abu-abu untuk Pilkada Tuban," kata Khozanah yang juga siap mencalonkan diri di Pilkada Tuban.

Mbak Ana menjelaskan, peluang mendapatkan tiket emas menuju orang nomor satu di Tuban bisa kepada siapa saja, mengingat saat ini PKB menguasai DPRD setempat dengan perolehan 16 kursi.

Menurutnya, sebagai kader harus legowo jika nantinya tidak mendapat rekomendasi dari partai untuk maju pada Pilkada Tuban. Ia menegaskan, tentu ada kompetisi antara kader satu dengan lainnya untuk berebut tiket, dan itu merupakan dinamika demokrasi yang patut diapresiasi.

"Saya kira semua harus tunduk patuh pada keputusan partai, termasuk jika tidak mendapat rekomendasi ya harus legowo. Itu juga berlaku bagi saya," pungkasnya.

Sekadar diketahui, hingga saat ini sudah ada dua nama di internal PKB yang mengerucut untukmaju sebagai calon bupati. Namun siapa kedua nama tersebut, belum dibeber oleh PKB.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved