Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

15.068 Pasien Covid-19 di Jawa Timur Dinyatakan Sembuh, Melebihi Recovery Rate Nasional

Gubernur Khofifah mengatakan bahwa total pasien sembuh tersebut setara 66,97 persen dari total pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Jatim.

Humas Pemprov Jatim
Situasi covid-19 di Jawa Timur, per 2 Agustus 2020 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kabar baik penanganan covid-19 kembali disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim). Per Senin (3/8/2020) pagi ini, total pasien sembuh dari covid-19 di Jatim mencapai 15.068 orang.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa total pasien sembuh tersebut setara 66,97 persen dari total pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Jatim.

"Alhamdulilah, kabar baik terus datang bagi masyarakat Jatim karena jumlah kesembuhan semakin bertambah. Terlebih, jumlah persentase kesembuhan ini mampu melebihi recovery rate nasional," kata Khofifah, Senin (3/8/2020).

Ia optimistis bahwa dengan kerja keras dan dedikasi semua pihak, Jatim akan bisa segera melewati pandemi Covid-19.

Pasalnya persentase kesembuhan Jatim telah melebihi persentasi kesembuhan nasional yang mencapai 68.975 orang atau 61,9 persen.

Khofifah menyampaikan, dalam 25 hari terakhir Jatim telah mampu mencatatkan angka kesembuhan tertinggi di antara seluruh provinsi di Indonesia selama 20 kali. Apalagi, jumlah pasien yang dirawat persentasenya juga lebih rendah di tingkat nasional.

Khofifah menjelaskan, berdasarkan data terakhir, jumlah pasien terkonfirmasi positif sebanyak 22.504, yang masih dirawat 5.717 atau 25,4 persen.

Sedangkan, di tingkat nasional dari total pasien terkonfirmasi positif sebanyak 111.455 yang masih dirawat 37.244 atau setara 33,4 persen.

"Dengan pencapaian baik ini, saya harapkan Jatim akan bisa terus mempertahankan jumlah persentase kesembuhan melebihi kasus aktif yang masih dirawat," imbuhnya.

Khofifah menambahkan, bahwa intervensi agresif terus dilakukan untuk bisa menangani Covid-19 di Jatim.

Namun demikian, meski persentase kesembuhan covid-19 Jatim telah melebihi tingkat nasional, Mantan Mensos RI itu juga kembali meminta kepada masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Menurutnya, jangan sampai kesembuhan ini justru membuat masyarakat terlena dan abai karena bahaya masih mengancam. Meningat dalam beberapa hari ini juga masih ditemukan kluster baru yang membuat jumlah kasus tiba-tiba meningkat cukup signifikan.

"Kepada masyarakat jangan bahagia berlebihan sehingga lupa kalau Jatim masih dalam situasi darurat. Semua berpotensi tertular dan menularkan. Tetap waspada dan disiplin mengikuti protokol kesehatan yang berlaku," pungkasnya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved