Breaking News:

Berita Kediri

Waspada, Ada Tambahan 22 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Kediri

Belum ada wilayah yang sepenuhnya bersih dari penularan Corona atau Covid-19 meskisudah tercatat meninggalkan zona merah.

Pemkab Kediri
Warga Desa Kedak, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, mengikuti rapid test Corona. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Belum ada wilayah yang sepenuhnya bersih dari penularan Corona atau Covid-19 meski Kabupaten Kediri sudah tercatat meninggalkan zona merah. Sebaliknya, kewaspadaaan harus tetap ditegakkan karena kembali terjadi lonjakan tambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 22 kasus.

Dari 22 kasus itu, satu orang di antaranya bahkan meninggal dunia sebelum tes swab test keluar, Minggu (2/8/2020).

Ahmad Chotib selaku jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid 19 Kabupaten Kediri menjelaskan, tambahan 22 kasus itu tersebar pada 10 klaster.

Yaitu Klaster Surabaya, Klaster Sidoarjo, Klaster Palembang, Klaster Desa Sidomulyo, Klaster Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Klaster Sumberagung Kecamatan Plosoklaten, Klaster Desa Kepung, Klaster Desa Woromarto serta Klaster Baru.

Seluruh penderita yang terkonfirmasi positif Covid-19 telah diminta melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Sedangkan satu orang pasien positif asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Gurah telah meninggal pada 1 Agustus 2020 sebelum hasil swab test keluar.

Sementara satu pasien asal Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah telah dinyatakan sembuh. Pasien yang telah sembuh ini merupakan satu dari 55 kasus Klaster Pabrik Rokok Mustika Tulungagung.

Dengan tambahan 22 kasus baru, saat ini terdapat 439 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri. Dengan rincian 191 dirawat, 224 sembuh dan 24 orang meninggal.

Chotib mengingatkan, Covid-19 masih menjadi ancaman serius yang harus diwaspadai. Penambahan kasus masih terjadi di wilayah Kabupaten Kediri. Untuk itu diimbau pentingnya kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan.

"Yaitu jaga jarak, sering cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir dan wajib menggunakan masker saat beraktivitas. Tiga hal ini menjadi pelindung diri kita, sekaligus melindungi keluarga dan sesama dari Covid-19," ungkapnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved