Berita Sampang

Pendangkalan Sungai Pelabuhan Tanglok Sampang Hambat Kapal Penumpang

Karena pandemi Covid-19 keburu datang, upaya pengerukan yang akan menghabiskan dana besar itu tertunda.

surya/hanggara pratama
Pelabuhan Tanglok Kelurahan Banyuanyar Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura. 

SURYA.CO.ID, SAMPANG - Selama ini, Pelabuhan Tanglok di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan/Kabupaten Sampang memiliki keterbatasan dalam beroperasi. Pasalnya, kapal-kapal penumpang rute Pulau Mandangin ke Kota Sampang dan sebaliknya, hanya bisa berlayar saat laut pasang.

Jika dipaksakan berlayar saat air muara sungai sedang surut, maka perahu penumpang akan kandas. "Jadi warga yang hendak berpergian ke Pulau Mandangin harus mengikuti jadwal yang sudah diberitahukan oleh pemilik kapal," kata Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang, Yulis Juwaidi, Minggu (2/8/2020).

"Jika tidak, warga harus menunggu keesokan harinya karena waktu sudah memasuki air laut surut," tambahnya.

Kendati demikian, keterbatasan beroperasinya Pelabuhan Tanglok akan berakhir sebab Dishub Sampang sudah melakukan pengajuan pengerukan sungai. Pengerukan jadi cara agar kapal penumpang dapat beroperasi tanpa melihat pasang surut air laut.

Yulis Juwaidi menyampaikan, pengajuan pengerukan kepada Pemprov Jawa Timur sudah dilakukan pada 2019. Namun karena pandemi Covid-19 keburu datang, upaya pengerukan yang akan menghabiskan dana besar itu tertunda.

"Kami akan tindaklanjuti kembali dengan berkoordinasi ke pemprov, mudah-mudahan tahun depan bisa terealisasi," tuturnya.

Sementara upaya pengerukan akan dilakukan di sejumlah titik sungai dari muara hingga di Pelabuhan Tanglok. Terutama di area muara yang sudah mengalami sedimentasi tinggi. (hanggara pratama)

Editor: Deddy Humana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved