Breaking News:

Berita Surabaya

Pekerja Tempat Hiburan Malam di Surabaya Akan Unjuk Rasa di Balaikota Mendesak Revisi Perwali 33

Para pekerja hiburan malam di Surabaya akan menggelar aksi damai, Senin (3/8/2020, dan mendesak

surya.co.id/nuraini faiq
Puluhan perwakilan pekerja hiburan malam saat menggelar hearing di gedung DPRD Surabaya, Senin (27/8/2020) lalu 

SURYA.co.id | SURABAYA - Para pekerja hiburan malam di Surabaya akan menggelar aksi damai, Senin (3/8/2020). Mereka turun jalan dan menggelar aksi damai di Balai Kota Surabaya. 

Para pekerja malam dan karyawan hiburan di Surabaya itu akan mengadu ke Wali Kota Surabaya Tri Rismharini. Mereka mendesak agar Perwali 33/2020 yang menerapkan jam malam sehingga membatasi jam operasional tempat hiburan malam dicabut. 

"Para pekerja hiburan ini akan mengadu ke Ibu Wali Kota agar Perwali 33/2020 direvisi sehingga para pekerja ini bisa menafkahi keluarga lagi. Surat pemberitahuan ke Polrestabes sudah kami kirimkan," kata Nurdin Longgari, perwakilan para pekerja hiburan malam, Minggu (2/8/2020).

Sebelumnya para pekerja tempat hiburan malam ini sudah hadir dalam hearing di DPRD Surabaya beberapa hari lalu. Mereka mengadukan nasib mereka lima bulan tidak bekerja sehingga tidak bisa lagi menafkahi keluarga. 

"Kami sudah putus asa. Bulan keenam, Agustus kami ingin bekerja kembali. Kami ingin memohon kebijakan Ibu Wali. Kami ingin dikembalikan Perwali 28/2020 yang tetap buka namun dengan protokoler kesehatan," kata Nurdin, dari Pemuda Pancasila yang ditunjuk menjadi koordinator aksi besok. 

Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajarata belum bisa menanggapi rencana aksi tersebut. Sementara Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Akmarawita Kadir menyatakan sebenarnya DPRD telah merekomendasikan agar Perwali 33 direvisi. 

"Sebaiknya Wali Kota merevisi Perwali tersebut. Apalagi para pekerja Rekreasi dan Hiburan Umum (RHUh sudah siap melaksanakan protokol kesehatan. Protokoler ini saja yang diperkuat. Wajar mereka menyebut apa bedanya pekerja malam dan pekerja siang," kata Akmarawita. 

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved