Breaking News:

Obituari - Gus Im Bergerak dalam Senyap

Ia sering bergerak dalam senyap. Tapi, lingkaran terbatasnya, dapat dengan baik menjelaskan jejak langkah Gus Im

Foto Istimewa
Ucapan duka cita atas kepergian KH Hasyim Wahid (Gus Im), Sabtu (1/8/2020). 

"Mbah, kalau benar Jenengan wali Allah, bantulah kami menurunkan Pak Harto," seru Gus Im.

Seruan yang menunjukkan keprihatinan atas kekuasaan Orde Baru.

Keprihatinan intelektual dan spiritual Gus Im, sering jadi bahan diskusi dengan Gus Dur.

Biasanya, ia menyambangi kakaknya di gedung PBNU, ketika karyawan sudah meninggalkan kantor.

Kadang, bahkan kalau ada persoalan penting, Gus Dur sendiri yang berinisiatif mendatangi Gus Im ke kediamannya, di bilangan Bintaro, Tangerang, Banten.

Mereka berdua, punya kedekatan spiritual.

Untuk urusan ini, mereka bisa menghabiskan waktu berjam-jam.

Musik klasik menambah khasanah pertautan hugubungan keduanya dibanding dengan saudara-saudara lainnya.

Keduanya penyuka aliran musik klasik.

Keduanya menggemari Friday Night in San Fransisco : Live Concert. Keduanya penggila dua mahakarya musik klasik ; Simfoni No. 9 Beethoven dan Simfoni No. 40 Mozart serta Eine Kleine Nactmusik .

Halaman
1234
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved