Breaking News:

Obituari - Gus Im Bergerak dalam Senyap

Ia sering bergerak dalam senyap. Tapi, lingkaran terbatasnya, dapat dengan baik menjelaskan jejak langkah Gus Im

Foto Istimewa
Ucapan duka cita atas kepergian KH Hasyim Wahid (Gus Im), Sabtu (1/8/2020). 

Di kelompok ini, posisi Gus Im bagai suhu ; pemikirannya jadi manual gerakan intelektual muda NU.

Dari limited group ini, lahir anak-anak muda progresif seperti Ulil Abshar Abdallah, Khatibul Umam Wiranu, Nusron Wahid, Amsar Dulmanan, dan beberapa lainnya.

Bagi kelompok ini, Gus Im adalah ideolog yang menggairahkan.

Gus Im menjelma sumber inspirasi yang tak pernah kering mengalirkan ide progresif sehingga anak-anak muda NU selalu hadir dalam isu-isu nasional.

Jangkauan Spiritual

Tetapi Gus Dur melihat adik bungsunya itu tidak semata kuat di domain intelektual tapi juga menonjol secara spritual.

Perjalanan dan pengalaman spiritual Gus Im, sering memperkaya gaya kepemimpinan Gus Dur dalam memperjuangkan kehidupan demokrasi di Indonesia.

Seperti Gus Dur, ia juga menyenangi pengembaraan spiritual mengunjungi makam-makam para wali, orang suci, dan ulama penuh keramat.

Di paruh tahun 1980 an, dalam salah satu puncak kegelisahannya, Gus Im datang mengunjungi kakeknya, Hadratus Syaikh Hasyim Asy'ari di Tebu Ireng, Jombang.

Di samping makam pendiri NU itu, dengan suara berat, Gus Im menyapa mbahnya.

Halaman
1234
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved