Breaking News:

Virus Corona di Kediri

Update Virus Corona di Kabupaten Kediri, 1 Agustus 2020 : Pasien Positif Covid-19 Tembus 407 Kasus

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Kediri memberi update jumlah kasus Covid-19 atau virus Corona

surya.co.id/didik mashudi
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Kediri Dokter Ahmad Chotib. 

Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | KEDIRI - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Kediri memberi update jumlah kasus Covid-19 atau virus Corona. Ada tambahan 5 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kediri, pada Jumat (31/7/2020).

Dengan ambahan 5 kasus baru jumlah pasien positif Covid 19 di Kabupaten Kediri telah mencapai 407 kasus.

Dokter Ahmad Chotib, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Kediri menjelaskan, tambahan kasus baru dari 4 klaster.

Di antaranya, Klaster Surabaya satu orang warga Desa Putih, Kecamatan Gampengrejo saat ini dirawat di RS Bhayangkara, Kota Kediri.

Satu kasus masing-masing dari Klaster Desa Bakalan, Kecamatan Grogol dan satu kasus Klaster Desa Jambu, Kecamatan Kayen Kidul. Kedua pasien telah melakukan isolasi mandiri.

Tambahan 2 kasus juga datang dari Klaster Baru, masing-masing satu orang warga Desa Kepuh, Kecamatan Papar dan satu orang warga Desa Canggu, Kecamatan Badas. Kedua pasien telah melakukan isolasi mandiri.

Sementara itu satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari Desa Gampeng Kecamatan Gampengrejo telah dinyatakan sembuh. Pasien tersebut merupakan satu dari 5 kasus Klaster
Desa Gampeng.

Dengan tambahan 5 kasus, saat ini terdapat 407 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri. Dengan rincian 162 orang dirawat, 223 orang sembuh dan 22 orang meninggal dunia.

Kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan sangat penting untuk mencegah penyebaran Covid-19. "Memakai masker, menjaga jarak, dan sering cuci tangan wajib kita lakukan terus-menerus dalam keseharian kita," ungkapnya.

Selain itu dr Ahmad Chotib juga mengingatkan agar menghindari kerumunan dan kegiatan yang
mendatangkan banyak orang. Karena setiap orang berpotensi sebagai pembawa virus dan rentan terjadi penularan.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved