Breaking News:

Berita Gresik

Pastikan Tepat Sasaran, Wabup Mohammad Qosim Pantau Penyaluran Bantuan JPS Sejumlah Desa di Gresik

Mohammad Qosim berkeliling ke sejumlah desa untuk memastikan penyaluran bantuan JPS yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Gresik itu berjalan lancar

SURYA.CO.ID/Willy Abraham
Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim saat melakukan monitoring penyaluran bantuan JPS di Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Sabtu (1/8/2020). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim berkeliling ke sejumlah desa, ia ingin memastikan penyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Gresik itu berjalan lancar.

Dalam monitoring ini, Qosim memantau dan menyerahkan secara simbolis bantuan JPS beberapa desa di Kecamatan Cerme, di antaranya Desa Kambingan, Ngabetan, Betiting dan Kandangan

Qosim menyampaikan, monitoring dilaksanakan untuk memastikan penyaluran bantuan sosial senilai Rp 600 ribu dari APBD Kahupaten Gresik berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

"Kami terus mobile memonitoring penyaluran bantuan sosial melalui JPS. Monitoring ini untuk memastikan penyaluran berjalan lancar,” ungkapnya, Sabtu (1/8/2020).

Dirinya menambahkan, seluruh penyelenggara yang terlibat dalam penyaluran bantuan ini harus kerja keras.

Pihaknya mengaku gembira lantaran stakeholder di tingkat kecamatan dan tingkat desa sangat aktif melaksanakan pemantauan demi kelancaran penyaluran JPS ini.

“Kami harus pastikan penyaluran bantuan berjalan lancar tanpa hambatan. Kalau ada masalah, harus segera kami selesaikan. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Qosim juga memberikan sosialisasi agar mekanisme JPS dipahami dan diterima masyarakat.

“Bantuan sosial untuk warga terdampak virus Corona (covid-19) ini macamnya banyak. Ada bansos tunai Kemensos RI, BPNT, PKH serta Jaring Pengaman Sosial (JPS). Ada yang mendapat bantuan sembako dari provinsi, sembako dari kabupaten, ada bansos dana desa Rp 600 ribu, ada JPS yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Gresik Rp 600 ribu. Yang perlu dipahami, setiap penerima tidak boleh dobel. Kalaupun ada yang belum menerima dan belum terdata serta layak untuk dibantu, insya Allah dari kepala desa, babinsa dan bhabinkamtibmas akan mencatat dan memperjuangkan,” paparnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik menghadapi masa pandemi covid-19.

Ia juga berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat termasuk peran serta TNI-Polri yang juga turut membantu berjalannya penyaluran JPS, sehingga berjalan dengan aman, lancar dan tepat sasaran.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved