Breaking News:

Berita Pamekasan

Menteri Desa Bangga Kenal Baddrut, Awalnya Bukan Apa-Apa kini Jadi Bupati Pamekasan

Gus Menteri ini juga mengaku bangga kepada Baddrut karena sejak kepemimpinannya, Pamekasan mengalami perubahan pembangunan begitu cepat

surya/kuswanto ferdian
Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar, (kiri) bersama Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam (kanan) menaiki kereta musik daul di acara silaturrahmi dengan kades se-Kabupaten Pamekasan di Lapangan Desa Pegantenan, Sabtu )1/8/2020). 

SURYA.CO.ID, PAMEKASAN - Ada sekeping kisah menarik yang baru diketahui warga Pamekasan saat kegiatan bazar produk UKM desa se-Pamekasan di Lapangan Desa/Kecamatan Pegantenan, Sabtu (1/8/2020). Ternyata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes-PDTT), Abdul Halim Iskandar sudah lama mengenal Bupati Baddrut Tamam jauh sebelum menjadi pemimpin di Pamekasan.

Dalam sambutannya di depan para kepala desa (kades) se-Pamekasan itu, Menteri Desa memaparkan empat konsep pembangunan desa. Tetapi yang menarik minat para undangan justru cerita Gus Menteri - sapaannya - tentang perkenalannya dengan Bupati Baddrut.

Abdul Halim langsung mengakui bahwa ia bangga sejak awal sudah mengenal Baddrut. Menurutnya, Baddrut ia kenal sejak belum menjadi apa-apa. Dan masa perkenalan keduanya semakin dekat sejak Baddrut menjadi anggota DPRD Provinsi Jatim.

Saat memasuki periode keduadi DRPD Provinsi, kata Abdul Halim, Baddrut meminta restu kepadanya untuk mencalonkan diri menjadi Bupati Pamekasan.

Hasilnya, saat ini Baddrut mendapat amanah dari rakyat Pamekasan untuk menjadi sebagai Bupati Pamekasan periode 2018-2023. "Alhamdulillah sudah sukses menjadi Bupati Pamekasan," kata Abdul Halim.

Gus Menteri ini juga mengaku bangga kepada Baddrut karena sejak kepemimpinannya, Pamekasan mengalami perubahan pembangunan begitu cepat. Buktinya adalah kenaikan rangking dari sektor pembangunan, dari sebelumnya peringkat 31 menjadi sekarang peringkat 30 se-Jawa Timur.

"Pamekasan bisa mengalami percepatan pembangunan seperti itu, bukan semata-mata karena bupatinya. Melainkan, karena dukungan para kades dan lurah se-Pamekasan. Dan di Madura, Pamekasan terbaik di antara tiga kabupaten lainnya," puji Abdul Halim.

Sementara Bupati Baddrut Tamam membeberkan daya serap kegiatan dana desa (DD). Ia menjelaskan, jalan desa di Pamekasan yang sudah terbangun pada 2018, sekitar 47.227 meter. Jalan sepanjang itu bisa terbangun menggunakan DD.

Selain itu, kata Baddrut, pada 2018, juga ada 37 meter jembatan dan 6 unit pasar yang sudah dibangun menggunakan DD. Sedangkan pada 2019, ada 2.531 meter jembatan yang dibangun dan ada 207.723 meter jalan.

"Dan pada 2019 juga ada 28 irigasi yang sudah dibangun, ada satu unit fasiitas olahraga dan 48 titik sumur bor," urai Baddrut.

Ia mengaku berterima kasih kalau Menteri Desa bisa terus memfasilitasi keinginan seluruh kades di Pamekasan untuk membangun desanya masing-masing.
==

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Deddy Humana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved