Breaking News:

Heboh Fetish Kain Jarik

Dugaan Kelainan Seksual Pelaku Fetish Kain Jarik Diungkap Pakar Psikologi Forensik: Derita 3 Masalah

Berikut analisa Pakar Psikologi Forensik terkait perilaku fetish yang membuat dunia maya heboh dan Polda Jatim turun tangan.

SURYA.co.id | JAKARTA - Pelaku fetish kain jarik diduga menderita kelainan seksual atau homoseksual karena korbannya adalah laki-laki. Pelaku ini mahasiswa Universitas Airlangga semester 10.

Berikut analisa Pakar Psikologi Forensik terkait perilaku fetish yang membuat dunia maya heboh dan Polda Jatim turun tangan.

Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel menilai, ada kondisi psikis tidak wajar dialami terduga pelaku.

Menurut Reza, ada tiga persoalan yang terjadi dalam diri mahasiswa tersebut atas aksi yang dilakukannya terhadap para korban.

"Ada tiga persoalan dalam satu kejadian. Jadi jaga diri, jaga anak-anak," kata Reza kepada Wartakotalive.com (grup SURYA.co.id), Sabtu (1/8/2020).

Tiga persoalan dalam diri pelaku atau dalam satu kejadian itu, kata Reza, fethisistic disorder, homosexual atau gay, serta virtual sexual harrassment.

"Fetish sangat banyak ragamnya.

Inti fetish adalah bagaimana seseorang bisa mengalami keterangsangan seksual atau kesenangan dengan objek-objek yang tidak lazim," kata Reza.

Korban pelecehan fetish kain jarik.
Korban pelecehan fetish kain jarik. (Tangkapan Layar)

"Akan menjadi gangguan atau fetishistic disorder, ketika obsesi semacam itu menghilangkan kemampuan yang bersangkutan untuk terangsang dengan cara atau objek yang wajar," katanya.

"Dengan kata lain, dia bisa menikmati sensasi seksual, hanya dengan cara atau objek yang tidak lazim itu," ucapnya lagi.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved