Breaking News:

Heboh Fetish Kain Jarik

15 Korban Pelecehan Fetish Kain Jarik Gilang Bungkus Lapor Unair, Begini Nasib Study Pelaku

Sebanyak 15 korban pelecehan fetish kain jarik yang dilakukan G alias Gilang Bungkus melapor ke Universitas Airlangga, Surabaya.

Kolase Warta Kota/Tangkap Layar Akun Twitter @m_fikris
Mahasiswa G yang diduga sebagai predator fetish kain jarik atau predator bungkus kain jarik 

Editor: musahadah

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Sebanyak 15 korban pelecehan fetish kain jarik yang dilakukan G alias Gilang Bungkus melapor ke Universitas Airlangga, Surabaya. 

Laporan ini menyusul dibukanya layanan help center atau hotline khusus bagi para korban Gilang Bungkus sejak Kamis, (30/7/2020).  

Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH) Unair, Suko Widodo mengungkapkan, 15 aduan itu diterima secara daring. 

"Tetapi agak sumir karena 15 orang yang melapor melalui daring tidak menyebutkan siapa namanya. Mereka hanya menyebut bahwa pernah dihubungi dengan cara seperti ini. Kalimatnya mengajak dengan alasan riset tapi korban menolak," ujar Suko.

Suko meminta siapapun yang merasa menjadi korban Gilang segera menghubungi help center yakni melalui helpcenter.airlangga@gmail.com atau menghubungi via nomor telepon 081615507016.

"Di help center tersebut nanti para korban akan didampingi psikolog untuk membantu menyelesaikan persoalan itu," katanya.

Dengan banyaknya korban yang melapor ke help center tersebut, lanjut Suko, diharapkan pelecehan seksual fetish itu cepat selesai agar tidak meninggalkan trauma di masyarakat.

"Kami juga koordinasi dengan Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya untuk bersama menangani kasus ini. Namun sejauh ini belum ada yang laporan ke polisi," ucapnya.

Sementara itu, nasib study Gilang akhirnya mendapat penegasan dari Unair.   

Halaman
1234
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved