Breaking News:

Pemerintah Diminta Waspadai Potensi Bertambahnya Jumlah Pasien Covid-19 di Madura Setelah Idul Adha

Pemerintah diminta mengantisipasi potensi bertambahnya jumlah pasien covid-19 di Madura setelah Idul Adha.

SURYA.CO.ID/Tony Hermawan
Ribuan kendaraan roda dua memadati Jembatan Suramadu jelang Hari Raya Idul Adha, Kamis (30/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

SURYA.co.id | SURABAYA - Pakar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga (FKM Unair), Whindhu Purnomo meminta pemerintah untuk mewaspadai  potensi terjadinya lonjakan pasien Covid-19 pasca Idul Adha 1441 H.

Terutama karena adanya tradisi toron atau pulang kampung yang dilakukan masyarakat Madura, khususnya yang merantau di Surabaya, setiap Idul Adha.

Bila hal ini tidak waspadai, menurut Windhu sangat memungkinkan mengubah Madura yang sebelumnya zona kuning menjadi merah.

"Harus diwaspadai ini, karena dari daerah merah ke Madura. Yang dikhawatirkan Madura bisa memerah," kata Windhu, Jumat (31/7/2020).

Windhu menjelaskan saat ini rate of transmission atau rata-rata penularan Covid-19 di Jatim sudah berada di bawah angka satu.

Namun hal tersebut belum menjadi jaminan bahwa penyebaran virus SARS CoV-2 melandai.

Pihaknya mengajak menunggu perkembangannya dalam sepuluh hari ke depan.

"Tapi angka kematiannya 7,7 persen. Sedangkan target WHO adalah dua persen dan nasional 4,4 persen. Artinya harus diturunkan," bebernya.

Untuk itu, ia mengingatkan, agar  masyarakat tidak terlalu euforia dengan new normal atau tatanan hidup baru karena banyak kabupaten/kota yang masih merah dan orange.

"Secara umum masih banyak merah dan orange. Jadi secara umum belum aman dan belum bisa disebut masuk new normal tapi harus diadaptasi. Semua harus menyiapkan infrastruktur protokol kesehatan," ucap Windhu.

Menurut Windhu, masyarakat harus tetap waspada walaupun saat ini tren kasus Covid-19 di Jawa Timur sedang datar.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved